ilustrasi

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan, peningkatan layanan merupakan hal yang mutlak bagi pelaku usaha jasa hiburan agar usahanya tetap diminati, terlebih bagi wisatawan dan kalangan berkantong tebal.

Iklan

“Servis bagus, orang akan datang,” kata Rudi.

Ia mengatakan, jika layanan sudah bagus penikmat hiburan tentu akan betah dan kerap datang. Bahkan, ia yakini mereka tak akan segan dan tak persoalkan pengeluaran lebih banyak. Ini terkait dengan pemebrlakukan tarif pajak hiburan Maret ini. “Nambah 10 persen tak berap buat mereka, orang spa, boling kan orang berduit semuakan,” imbuhnya.

Menurutnya, hal ini bukanlah pendapatnya pribadi melainkan sudah dibuktikan dengan keadaan. “Ini survei, survei membuktikan kalau service bagus orang akan tertarik kan,” kata dia.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam fokus mempersiapkan kebutuhan kepariwisataan di Batam seperti memperbaiki infrastruktur dan melalui Dinas Pariwisata Batam meningkatkan kualitas tempat umum, seperti pusat pembelanjaan. “Ada protes wisatawan ada mal yang kurang bersih, makanya saya perintahkan Dispar cek. Jalan juga kami perbaiki,” katanya.

Ditanya soal destinasi, Rudi mengaku sektor ini belum sepenuhnya tersentuh secara utuh karena kini pihaknya fokus terlebih dahulu membangun infrastruktur.

“Sambil jalan, destinasi ini belum tersentuh secara utuh. Tapi kalau soal destinasi pantai, tanahkan di BP Batam, ini yang kami harus dudukan dulu,” terangnya.

Soal kenaikan tarif pajak, ia mengatakan hingga kini belum mendapat surat resmi dari pengusaha. Disinggun soal perminttan audiensi pengusaha spa, Rudi mengaku tidak mengetahui hal ini. “Kalau suratnya sama sekda (Sekretaris Daerah Jefridin), biar sama sekda saja,” ucapnya. (adi)