Sardison. F. Dokumen batampos.co.id

batampos.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD-Dukcapil) Provinsi Kepri, Sardison meminta PLN untuk mengevaluasi dan mempercepat program eletrikasi desa. Karena target tersebut hanya menyebutkan sebatas di Ibukota Desa.

“Kita memberikan apresiasi tentunya dengan adanya program listrik desa. Tetapi ada persoalan-persoalan teknis yang perlu disikapi bersama. Karena di setiap desa di dalamnya ada banyak kampung atau dusun,” ujar Sardison, Senin (12/3) di Tanjungpinang.

Berangkat dari persoalan tersebut, Sardison meminta PLN untuk melakukan indentifikasi ulang mengenenai program eletrikasi seluruh desa di Kepri sampai 2019 mendatang.
Mantan Kepala Biro Pembangunan tersebut menegaskan, jika cakupan layanan listrik desa cakupannya hanya pada tingkat Ibukota Desa, maka rawan terjadi aksi protes masyarakat.

“Kita tidak ingin ada tindakan diskriminatif dalam kebijakan ini nanti. Artinya, tidak semua masyarakat yang bisa menikmati program listrik desa ini,” tegas Sardison.

Dikatakannya juga, ada beberapa desa di Anambas dan Lingga yang sudah menggunakan Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan listrik desa. Sementara itu, PLN juga sudah merancang program yang sama. Menyiasati hal itu, Sardison mengimbau kepada setiap desa untuk memperhatikan rencana pembangunan yang sudah dibuat, khusus di bidang ketenagalistrikan.

“Kita ingin dana desa tepat guna. Karena PLN sudah menargetkan seluruh desa di Kepri yang jumlahnya ada 275 desa teraliri listrik. Secara umum jumlah desa yang menikmati listrik lebih kurang 80 persen. Tetapi cakupannya belum menyeluruh,” jelasnya.

Ditambahkan Sardison, di beberapa daerah di Kepri, ada pembangkit listrik yang dibangun oleh Pemprov Kepri. Tentu ini juga harus disinergikan dengan program listrik desa milik PLN. Jangan sampai, infrastruktur yang sudah sia-sia. Karena tidak diberdayakan. “Masalah ini juga sudah kami sampaikan dalam rapat bersama Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri dan PLN,” tutup Sardison.

Sementara itu, Direktur Jendral, Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andy Noorsaman mengatakan program listrik desa harus menyentuh semua masyarakat. Menurutnya, adanya aliran listrik bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program listrik desa adalah kebijakan Presiden Jokowi. PLN sebagai mitra, harus mendukung terlaksananya program tersebut. Jangan sampai ada desa yang tidak tersentuh listrik di 2019 mendatang,” ujar Andy Noorsaman saat berkunjung ke Bintan, belum lama ini.(jpg)

Respon Anda?

komentar