Ribuan buruh membubarkan diri usai demo di kantor Disnaker Kota Batam di Sekupang, Selasa (13/3). Para buruh berdemo menuntut kenaikan UMK dan UMS Kota Batam. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Aksi unjuk rasa buruh, Selasa (13/3) menyebabkan arus lalu lintas di Mukakuning macet total sepanjang pagi kemarin. Itu karena ratusan buruh dari Mukakuning turun memenuhi jalan Ahmad Yani persis depan kawasan Panbil Mall mulai pukul 07.00 WIB. Jalur jalan dari arah Batuaji menuju Batamcenter padat merayap sampai pukul 10.00 WIB.

Pantauan di lapangan, macet panjang terjadi di sepanjang jalan tersebut mulai dari Simpang Dam hingga depan kawasan industri Panbil. Ribuan kendaraan umum lain ikut terjebak macet sebab buruh yang turun kejalan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Arus lalu lintas lumpuh total. Kendaraan roda empat susah bergerak. Sementara kendaraan roda dua masih lolos dengan memanfaatkan trotoar jalan untuk menghindari kemacetan.

Situasi tersebut menjadi keluhan serius pengendara umum lainnya sebab menghambat aktifitas mereka. Beberapa warga yang akan berpergian dengan pesawat banyak yang terancam ketinggalan pesawat.

“Saya mau ke Bandara, check in pukul 10.00 WIB nanti. Kalau gini jadi kuatir telat,” ujar Mario, seorang penumpang mobil taksi yang terjebak macet di depan Rusunawa Simpang Dam.

Begitu juga dengan pekerja kantoran lainnya banyak yang mengeluh karena terlambat masuk kantor. Itu karena untuk melewati lokasi macet pengendara roda empat membutuhkan waktu sekitar dua jam. “Jadi terlambat kami. Padahal masuk jam delapan. Ini sudah jam delapan lewat,” ujar Sinta pengendara mobil sedan.

Aksi para buruh itu memang dikawal oleh pihak kepolisian namun itu tak mengurangi kemacetan sebab hampir seluruh ruas jalan dari Batuaji ke Batamcenter dipenuhi kendaraan para buruh. Warga umum lainnya harus berdesak-desakan untuk melewati jalan itu. (eja)

Advertisement
loading...