Abdul Hamid Rizal. F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menyatakan, akan mengambil kebijakan jika kondisi keuangan daerah terjadi defisit. Hal ini menyusul ancaman menurunnya dana transfer pusat ke daerah disebabkan perubahan nilai dana bagi hasil migas.

“Kalau defisit terjadi, kegiatan akan dipangkas lagi. Kegiatan perioritas yang tetap dilanjutkan,” sebut Hamid Rizal kemarin.

Namun dikatakan Hamid, defisit anggaran belum dipastikan terjadi pada APBD perubahan 2018. Karena rapat rekonsilasi lifting Migas Natuna pada triwulan IV ini hasilnya memuaskan. Artinya akan ada transferan tunda salur 2017.

“Tapi untuk angka pastinya belum, nanti akan disampaikan,” ujar Hamid Rizal.

Sementara Kepala Bidang Anggaran Badan pengelolaan Keuangan, pendapatan dan aset daerah (BPKPAD) Pemkab Natuna Suryanto mengatakan, hasil lifting migas triwulan IV tahun 2017 lalu cukup memuaskan. Namun jumlah pasti yang akan disalurkan dalam tunda salur DBH Migas tahun 2017 diperkirakan setelah APBN perubahan 2018.

“Hasil lifting migas memuaskan. Tapi untuk menentukan tunda salurnya setelah audit BPKP di Kementerian Keuangan,” ujar Suryanto.(arn)

Respon Anda?

komentar