Abdul Hamid Rizal. F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengungkapkan kekecewaan kebijakan Gubernur Kepri, soal pemerataan anggaran ke daerah.┬áMenurut Hamid, perhatian Provinsi kepada Kabupaten Natuna sudah berkurang. Dari alokasi anggaran pembangunan pun terus menurun.

“Anggaran Natuna dari Provinsi terus menurun, tahun ini dialokasi sekitar Rp 23 miliar. Tapi tahun depan kemungkinan menurun lagi,” ungkap Hamid Rizal saat penutupan Musrenbang 2019 di gedung Sri Serindit Ranai kemarin.

Sementara kebutuhan anggaran pembangunan kata Hamid Rizal, Natuna sangat besar. Dengan harapan mendapat lebih dari pemerintah Provinsi, mendukung percepatan pembangunan Kabupaten perbatasan.

“Saya dapat bocoran, tahun 2019 mendatang. Provinsi hanya berikan alokasi anggaran ke Natuna hanya Rp 6 miliar. Padahal Natuna sekarang masih bagian dari provinsi Kepri,” ujar Hamid Rizal.

Kondisi infrastruktur yang dibangun pemerintah provinsi saat ini, harus ada pemeliharaan, seperti jalan. Bahkan masih banyak pembangunan jalan bertatus provinsi yang belum tuntas.

“Sekarang Provinsi cenderung membesarkan anggaran ke Karimun. Padahal Natuna daerah penghasil Migas,” ujar Hamid.

Kepala Bappeda Pemkab Natuna Moestafa mengatakan, tuntutan pembangunan infrastruktur status alokasi anggaran dari Provinsi masih banyak diperlukan di daerah. Terutama pembangunan fisik jembatan hingga jalan.

“Sejumlah jembatan dan jalan berstatus provinsi, sekarang banyak kondisi rusak. Pemerintah daerah beharap ada perhatian dari Provinsi,” ujar Moestafa.(arn)

Respon Anda?

komentar