Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat di pelabuhan Batuampar, Beberapa waktu lalu. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Nilai ekspor Kepri sepanjang bulan Februari tercatat sebesar 1.061 juta dolar Amerika atau naik 3,14 persen dibanding Januari 2018. Jika dibandingkan dengan Februari 2017, maka ekspor Kepri juga naik 17,9 persen.

“Kenaikan nilai ekspor disebabkan oleh naiknya oleh sektor migas yakni sebesar 16,31 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, Jumat (16/3).

Bila dibandingkan dengan realisasi bulan Januari lalu, ekspor migas capai 390 juta dolar Amerika. Sementara untuk ekspor non migas malah mengalami penurunan 2,27 persen atau sebesar 671,4 juta dolar Amerika dibanding Januari 2018.

“Penururan non migas disebabkan dari sektor industri, pertanian dan tambang,” sebutnya.

Meski demikian, nilai ekspor Februari 2018 terpantau lebih tinggi dibandingkan Februari 2017. Secara kumulatif Januari-Februari 2018 mencapai 410,7 juta dolar Amerika dengan peranan terhadap ekspor nonmigas yakni 30,23 persen.

Ekspor ke Singapura mencapai nilai terbesar selama Februari 2018 yakni sebesar 650,5 juta Dolar Amerika. Sedangkan secara kumulatif Januari-Februari 2018 mencapai sebesar 1.199,0 juta dengan kontribusinya mencapai 57,53 persen.

Sementara, nilai ekspor Januari-Februari 2018 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar yakni sebesar 586,84 juta dolar Amerika. Disusul Pelabuhan Sekupang 366,69 juta dolar Amerika, diikuti Pelabuhan Terempa 339,89 juta dolar Amerika, Pelabuhan Belakang Padang, 326,72 juta dolar Amerika dan Pelabuhan Kabil/Panau sebesar 218,01 juta dolar Amerika.

“Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap komulatif ekspor sebesar 88,19 persen,” papar panusunan. (rng)

Respon Anda?

komentar