ilustrasi

batampos.co.id – Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Pencak Silat Indoneia (IPSI) Kepri akan digelar Jumat (13/4) hingga Sabtu (14/4). Musprov IPSI Kepri ini digelar dengan agenda pemilihan Ketua IPSI Kepri untuk masa jabatan 2018-2022.

Ketua Harian IPSI Kepri Suyatno menegaskan jika musprov ini digelar sebagai amanah AD/ART dikarenakan habisnya masa bakti pengurus IPSI Kepri untuk masa jabatan 2014-2018. “Membentuk kepenguruan untuk masa bakti 2018-2022,” tegasnya, Kamis (22/3).

Suyatno juga menjelaskan jika dalam musprov itu, ada tiga pemegang suara yang berhak untuk memberikan suaranya. “Tujuh IPSI kabupaten/kota, enam perguruan historis/daerah, dan pengurus IPSI provinsi sebelumnya,” jelas dia.

“Enam perguruan historis itu adalah PSHT, Tapak Suci, Satria Muda Indonesia, Perisai Diri, HIMMSI, dan Persinas Asad,” tambahnya.

Terkait dengan calon ketua, Suyatno menjelaskan jika ada beberapa pesyaratan yang harus dan wajib untuk dipenuhi oleh kandidat. Diantaranya, kandidat adalah pengurus/pembina IPSI kabupaten/kota, tidak cacat secara hukum, dan memiliki kemauan dan kemampuan untuk memajukan IPSI di masa mendatang.

“Kandidat terbuka bagi siapa saja asalkan sesuai dengan kriteria yang kamu ajukan. Selain itu, calon ketua harus bisa bersinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, dan Dinas Pariwisata,” beber Suyatno.

Ia menjelaskan jika kandidat ketua IPSI Kepri haruslah sosok yang memiliki kemauan yang kuat dalam memajukan IPSI Kepri. “Seperti bisa membantu dalam hal pencarian anggaran diluar KONI, dan juga punya kreativitas mengenai pembinaan atlet silat Kepri,” paparnya.

Salah satu kandidat, lanjut Suyatno, adalah Ketua Umum IPSI Kepri Huzrin Hood. “Ketua saat ini baru periode pertama kepengurusannya. Masih berpeluang untuk maju sebagai calon ketua IPSI untuk masa jabatan 2018-2022,” jelas Suyatno.

“Memang Huzrin Hood masih diharapkan untuk bisa memimpin IPSI Kepri untuk masa jabatan mendatang,” jelas dia.

Saat ditanyakan mengenai tahapan dalam pelaksanaan musprov IPSI Kepri, Suyatno menjelaskan jika saat ini tengah dalam tahap persiapan. “Seperti menyiapkan tata tertib dan laporan pertanggungjawaban. Jufga pembentukan Steering Commitee (SC) dan Organizing Commite (OC),” katanya.

“OC saat ini sedang mempersiapkan ruangan dan tempat menginap peserta Musprov. Rencananya Musrov IPSI Kepri akan digelar di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Sedang tempat menginap peserta adalah Hotel Furia, Tanjungpinang,” tutur dia.

Suyatno juga menjelaskan terkait dengan Musprov, dirinya meminta agarIPSI kabupaten/kota mengirimkan tiga orang utusannya. “Masing-masing IPSI kabupaten/kota harus mengirimkan tiga orang wakilnya. Jika ketua berhalangan harus diwakilkan dan dibekali dengan surat mandat,” tegasnya.

Musprov IPSI Kepri ini juga akan dihadiri PB IPSI. Dengan kehadiran PB IPSI dalam musprov nanti, diharapkan proses pemilihan ketua berjalan dengan lancar.

Untuk penjaringan calon, Suyatno mengakui belum memasuki pada tahapan itu. “Hanya saja calon ketua IPSI Kepri diusung melalui rekomendasi dari IPSI kabupaten/kota. Bisa pengurus juga bisa pembina perguruan,” katanya.

Terkait dengan Pekan Olahraga provisi yang akan digelar Oktober mendatang, Suyatno mengatakan jika IPSI Kepri telah siap menyelenggarakan pertandingan cabor pencak silat dalam event empat tahunan itu. “cabang olahraga (cabor) pencak silat sedianya akan digelar di Aula Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Tanjungpinang.

“IPSI tetap mendukung penyelenggaraan gelaran Porprov di Tanjungpinang nanti. Porprov adalah satu pijakan bagi atlet pencak silat untuk bisa berlaga di ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil),” jawabnya.

Tak hanya itu, Suyatno berharap akan muncul atlet-atlet pencak silat yang menjadi andalan Kepri. “Diharapkan akan bermunculan atlet berbakat untuk bisa meraih prestasi di tingkat regional dan nasional. Seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua mendatang,” tutup dia.(yan)

Respon Anda?

komentar