Siswa dengan wajah serius mengerjakan soal ujian nasional berbasis komputer di SMK Negeri I Bintan Utara, Tanjunguban, Senin (2/4).F.Slametet nofasusanto/batampos.co.id

batampos.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Bintan Timur (Bintim) di Kijang molor hingga dua jam, Senin (2/3). Keterlambatan UNBK di hari pertama itu akibat jaringan internet di sekolah itu bermasalah.

“Iya tadi ada masalah,” kata Kepala SMK Negeri I Bintim, Yayuk Srimulyani Rahayu ketika dihubungi Batam Pos, kemarin.Namun persoalan tersebut berhasil ditangani hingga UNBK di sekolahnya berjalan lancar.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMK se Bintan Wiharjo mengaku menerima laporan adanya penundaan pelaksanaan UNBK di SMK Negeri I Bintim. “Troubel di internetnya. Kemarin infonya disambar petir, tapi sudah diperbaiki. Mudah-mudahan tidak sampai ke servernya,” kata pria yang menjabat Kepala SMK Negeri I Bintan Utara (Binut) ketika ditemui di sekolahnya di Tanjunguban, kemarin.

Ia mengatakan, persoalan ini sudah dilaporkan ke dinas dan sudah dilakukan perbaikan. “Lima menit yang lalu baru bisa jalan,” ujar Wiharjo, waktu saat itu menunjukkan sekitar pukul 09.45 WIB. Sementara, pelaksanaan UNBK tingkat SMK sesi pertama dimulai serentak sekitar pukul 07.30 WIB.

Selain hal itu, Wiharjo menjelaskan, di Bintan terdapat 4 sekolah yang melaksanakan UNBK. Yaitu SMKN I Bintim, SMKN Binut dan SMKN I Gunung Kijang dan SMK Muhammadiyah.Jumlah peserta UN di SMKN I Bintim sebanyak 198 siswa, di SMKN I Binut sebanyak 176 siswa. Sedangkan di SMKN I Gunung Kijang 79 siswa dan 28 siswa di SMK Muhammadiyah.

Sedangkan pelaksanaan UNBK di sekolahnya dibagi tiga shift. Yakni pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB, pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB dan 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Selain UNBK, ia menyebut ada 3 SMK yang melaksanakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Diantaranya SMK Hang Tuah, SMKN I Seri Kuala Lobam dan SMK Maritim.
Sejauh ini, ia menyebutkan belum ada laporan siswa yang absen atau tidak ikut ujian nasional. Dipastikan semua peserta UN hadir pada hari pertama pelaksanaan ujian nasional.

“Hari ini ujian Bahasa Indonesia, besok Matematika. Hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir teori kejuruan,” jelas dia.

Sementara siswa SMKN I Binut, Benu Hardianto, 17, jurusan pengelasan optimis bisa mengerjakan semua soal. Sebanyak 50 soal pilihan bisa dikerjakan dengan baik.
Meski demikian diakuinya ada beberapa soal yang dinilai sulit karena belum pernah dipelajarinya. Anastasia Lorensia, 18, siswa jurusan teknik kendaraan ringan ini mengaku bisa menyelesaikan soal dengan baik.”Tidak sulit, bisa dikerjakan,” ujar dia.(met)

Respon Anda?

komentar