Iklan
ilustrasi . F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – GTM Motor Sport bersama dengan Pengprov IMI Kepri menggadakan Kepri Ride Together 2018 di Bintan serta Tanjungpinang.

Acara ini dalam rangka memperingati HUT Polda Kepri yang ke 13.

Gelaran Kepri Ride Together ini tidak hanya untuk kendaraan roda empat saja, tapi juga untuk kendaraan roda dua.

“Acaranya itu meliputi touring, Fun Rally, Baksos dan kegiatan sosial dari komunitas otomotif di Kepri,” kata Ketua Panitia Acara KRT 2018, Yudhi Iskandar, Jumat (6/4).

Acara ini diklaim tidak hanya akan memberikan kesenangan saja bagi mengikutinya. Tapi juga memberikan pendapatan ke daerah yang akan dikunjungi para peserta. Karenan nantinya para peserta yang sebagian besar dari Batam, akan mengindap dua malam di Tanjungpinang.

“Selain acara yang telah disusun, peserta akan di ajak untuk menyerahkan sembako ke beberapa panti asuhan yang telah di tentukan,” ucapnya.

Nantinya, kata Yudhi akan ada acara games dan lucky draw dengan hadiah utamanya satu unit motor, TV LED dan puluhan hadian menarik lainnya.

“Kami juga berharap klub otomotif dari daerah lain juga ikut meramaikan acara ini,” ungkapnya.

Kepri Ride Together bertujuan untuk mengenalkan Tanjungpinang dan Bintan. Acara ini juga bertujuan sebagai bentuk kampanye tertib berlalu lintas, anti narkoba dan cegah hoax.

“Kapolda Kepri sendiri sangat menyambut baik dan mendukung acara ini,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Pengprov IMI Kepri, Usep RS sangat mendukung acara otomotif bermuatan positif ini. Karena acara ini dipandangnya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Tentunya menyalurkan hobi,” ujarnya.

Tahun ini Pengprof IMI Kepri, kata Usep diberi kepercayaan oleh IMI pusat mengadakan tiga kejurnas dalam beberapa bulan ke depan, antara lain drag bike-drag race seri 2, 5-6 Mei 2018, Balap motor prix seri ke 4 memperebutkan piala Ketua DPRD Kepri, 21-22 juli 2018 dan final Drag Bike serta Drag Race Piala Gubernur Kepri,6-7 Oktober.

“Selama 2018 ini mengadakan 7 Kejurda. Pebalap yang ikut serta tidak hanya dari daerah, tapi hingga nasional,” pungkasnya. (ska)