Bupati Bintan Apri Sujadi memapah seorang lansia yang hendak berangkat ke Tanah Suci pada tahun lalu. F. Kominfo Bintan Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memprioritaskan pelayanan bagi warga yang telah lanjut usia (lansia). “Lansia harus mendapatkan prioritas utama pelayanan pemerintah,” tegas Bupati Bintan Apri Sujadi, Selasa (10/4).

Iklan

Misalnya, lanjut Apri, seorang lansia yang ingin berobat ke puskesmas atau rumah sakit bisa langsung dilayani. “Tidak perlu repot mendaftar,” tegasnya.

Selain pelayanan, pihaknya telah menyediakan beberapa lokasi khusus bagi lansia untuk beraktivitas di Kabupaten Bintan. Seperti taman-taman di Masjid Raya, Taman Kijang City Walk dan nantinya Taman Kolam Kijang dan Taman Kota Seri Kuala Lobam. Taman-taman tersebut bisa digunakan bagi kaum lansia untuk akses jalan kaki di pagi hari.
”Kita ingin jadikan Bintan Kabupaten ramah lansia,” ujarnya.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bintan mencatat jumlah penduduk Kabupaten Bintan tahun 2017 sekitar 151.248 jiwa. Dari jumlah itu, penduduk usia lansia berkisar 8.840 jiwa atau 5,8 persen dari jumlah penduduk bintan.

Menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia belum seluruh provinsi di Indonesia berstruktur penduduk tua. Ada 19 provinsi di Indonesia yang memiliki struktur penduduk tua. Tiga provinsi dengan persentase lansia terbesar di Indonesia adalah DI Yogyakarta (13,81 persen), Jawa Tengah (12,59 persen) dan Jawa Timur (12,25 persen).

Tiga provinsi dengan persentase lansia terkecil adalah Papua (3,20 persen), Papua Barat (4,33 persen) dan Kepulauan Riau (4,35 persen). Sedangkan berdasarkan data proyeksi penduduk, diperkirakan tahun 2017 terdapat 23,66 juta jiwa penduduk lansia di Indonesia (9,03 persen).

Diprediksi jumlah penduduk lansia akan terus bertambah tahun 2020 (27,08 juta), tahun 2025 (33,69 juta), tahun 2030 (40,95 juta) dan tahun 2035 (48,19 juta).
Berdasarkan jenis kelamin, angka harapan hidup lansia perempuan lebih tinggi darlaki-laki. Hal ini terlihat dari keberadaan penduduk lansia perempuan yang menyentuh angka 9,53 persen dari lansia laki-laki 8,54 persen.(met)