ilustrasi

batampos.co.id – Perhelatan Batam Menari telah usai. Puluhan ribu berkumpul di sana. Sukses.

Imbasnya masih terasa, kini.

Komentar pro – kontra masih saja ada. Ada perbincangan langsung yang banyak melalui media sosial.

Yang menarik ada di wilayah hukum Polsek Batuaji. Gara-gara adu komen di laman facebook ada yang hendak ribut, Selasa (10/4) sore lalu.

“Ada yang kritik terkait event tersebut di group Facebook. Rupanya kritik tersebut ditanggapi oleh kelompok lain. Sempat mau ribut mereka karena sama-sama di (Kelurahan) Buliang,” tutur Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe

Melihat ketegangan itu, jajaran Polsek Batuaji langsung turun tangan. Kedua kelompok tersebut berhasil diredamkan oleh Polsek Batuaji.

“Kami beri mereka pengarahan,” kata Dalimunthe.

Untuk itu Syafruddin Dalimunthe meminta segenap elemen masyarakat di wilayah hukum Polsek Batuaji, untuk bijak dalam bermedia sosial.

Ini bertujuan untuk menghindari gesekan atau keributan dengan pihak atau kelompok lain jika salah dalam bermedia sosial.

“Tidak ada yang melarang untuk menyampaikan kritik atau saran melalui media sosial tapi harus bijak, sopan dan bertanggungjawab,” ujar Dalimunthe, Rabu (11/4).

Sesuai dengan arahan dari Kapolri Jendral Tito Karnavian, polisi kata Dalimunthe harus berperan aktif mengawasi aktifitas media sosial masyarakat di sekitar. Jika memang ada unsur mengganggu ketenangan umum ataupun memecah belahkan keutuhan RI, maka pihak kepolisian wajib menindak tegas.

“Selain itu kami juga dituntut untuk peran aktif memberikan pemahaman bagaiaman bermedia sosial yang baik dan benar. Saya rasa upaya Polri sudah cukup maksimal untuk itu. Tinggal kesadaran masyarakat untuk bijak bermedia sosial,” ujarnya.

Kepada segenap masyarakat di Batuaji, Dalimunthe berharap agar bijak dalam bermedia sosial serta bijak dalam memberikan pendapat, saran ataupun kritik.

“Kepada siapapun baik instutusi, pemerintah ataupun lembaga-lembaga publik lainnya boleh kita menyampaikan kritik asalah sopan dan bisa dipertanggungjawabkan,” himbauanya. (eja)

Respon Anda?

komentar