Menteri BUMN Rini Soemarno ketika berbincang dengan kepala sekolah SDN 007 Kabil, (jilbab hitam), Rabu (11/4). (Boni Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kunjungan kerja di Kampung Panau, Kelurahan Kabil, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (11/4).

Bu Menteri kaget saat seorang wanita langsung menghampiri dan memeluk Rini.

Wanita dengan jilbab hitam bercorak yang memeluk Rini ternyata adalah Sumini Kepala SDN 007 Kabil.

“Tolong Bu, tengoklah bangunan gedung sekolah kami bu. Sudah tidak bisa dipakai lagi bu,” kata Sumini yang terus berpegangan dengan Menteri Rini Rabu (11/4).

Menyadari hal tersebut, Rini kemudian langsung merangkul Sumini dan mengatakan bahwa, akan segera mengalirkan program CSR untuk pembangunan gedung sekolah ini. Ia bahkan langsung melayani permintaan berfoto selfie dari sang kepala sekolah.

Momen inipun menjadi tontonan masyarakat dan guru-guru sekolah yang nampak bersyukur atas janji yang diberikan Rini.

“Akan kami segerakan, nanti kami cari program CSR dari BUMN untuk membangun gedung ini. Sesuai dengan permintaan ibu kepala sekolah,” kata Rini.

Permintaan dilakukan karena, kondisi delapan lokal yang sudah berdiri sejak 2001 lalu ini tidak lagi bisa difungsikan. Padahal jumlah murid di sekolah yang hanya berjarak beberapa meter dari bibir pantai ini sangat banyak. Akibatnya, pihak sekolah terpaksa menjadwalkan tiga shift setiap harinya.

Rini ketika itu ditemani Hakim Agung HM Prosetiyo, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wali Kota Batam HM Rudi dan jajaran dari pimpinan perusahaan BUMN di Batam.

Direktur Utama (Dirut) BNI Ahmad Baiquni yang juga mendampingi Rini nampak langsung memberikan respon. Baiquni langsung memerintahkan BNI cabang Batam mengalirkan dana CSR mereka untuk membantu proyek perbaikan gendung sekolah ini.

Ia menyampaikan, akan memgusahakan agar bantuan ini bisa secepatnya dapat dilakukan. Dengan begitu kegiatan belajar mengajar bisa berjalan optimal.

“Nengok gedungnya begitu prihatin juga. Makanya kita akan usahakan agar segera bisa diturunkan bantuan ini,” jelas Baiquni.

Sumini yang kegirangan dengan rencana bantuan ini mengaku sangat senang sekali. Kenekatannya ini memang sudah terpikirkan mengingat informasi kedatangan Menteri Rini sudah ia ketahui dari jauh-jauh hari. Apa yang dia usahakan akhirnya mendapat titik terang dengan rencana hadirnya bantuan CSR ini.

Sebelumnya, Sumini mengaku sudah hampir setiap tahun mengajukan permohonan perbaikan gedung sekolah kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam. Namun, permohonan itu sampai saat ini tidak juga mendapata tanggapan positif.

“Memang saya tunggu ibu menteri, bisa dilihat sendiri sekolah ini tak bisa di pakai, alhamdulilah dapat juga kita bantuan,” kata Sumini dengan mata berbinar.

(bbi/JPC)

Respon Anda?

komentar