Sosialisasi dan diskusi program Germas oleh dinas kesehatan di Aula Natuna Hotel, Kamis (12/4). F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Diskes PPKB) Kabupaten Natuna, menggelar forum diskusi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di Aula Natuna Hotel, Kamis (12/4).

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Natuna Rizal Rinaldi mengatakan, diskusi Germas ini bertujuan untuk mengajak masyarakat memulai pola hidup sehat. Yakni melalui himbauan dan ajakan lewat media spanduk, surat edaran serta pertemuan langsung dengan kelompok masyarakat.

Pola konsumsi masyarakat Natuna yang menjadi tradisi turun temurun, diyakini memiliki potensi ancaman gangguan penyakit serius, seperti darah tinggi (hipertensi).

Hasil riset kesehatan berdasar pencatatan pelaporan dari puskesmas sejak tahun 2013 lalu, menyimpulkan saat ini, sebanyak 60 persen penduduk Natuna, memiliki penyakit hipertensi. “Ini diakibatkan minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga pola kesehatan,” sebut Rizal.

Melalui Germas ini katanya, dijelaskan tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Germas harus dimulai sejak dini, mulai dari keluarga, bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian dari proses pembelajaran hingga menuju kemandirian,” ujarnya.

Dirjen Parmaker Maura Lita Sitanggang mengatakan, Germas mesti dilalui dengan 3 item, yakni meningkatkan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).

Kebijakan lainnya adalah Program keluarga sehat melalui pendekatan keluarga, dilaksanakan oleh Puskesmas dengan sasaran utama adalah keluarga. Menjalankan program Germas ini, diutamakan secara preventif, disertai penguatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM). Germas juga dilakukan dengan kunjungan rumah secara aktif. (arn)

Advertisement
loading...