ilustrasi

batampos.co.id – Usaha Mikro Kecil Menengah tumbuh subur di Batam. Kepala Dinas Usaha (KUM) Suleman Nababan mengungkapkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah UMKM Batam tembus angka 75 ribu lebih usaha. Sayangnya, dari jumlah tersebut sekitar 74 ribu UMKM yang belum mendapat pembinaan dari Dinas KUM.

“Yang kami bina sebanyak 1.138 UKM,” kata Suleman, Jumat (13/4) siang.

Bukan tanpa alasan, anggaran di dinas tersebut pada tahun 2018 ini diketahui memang minim yakni Rp 2,3 miliar. Suleman mengaku pihak tidak mampu menampung kegiatan pembinaan untuk semua UMKM tersebut.

“Di Batam (jumlah UMKM) termasuk tinggi. Tapi tak mungkin terhandle semua, udah pasti bertahap. Dana kita terbatas,” ucap dia.

Ironisnya, dari 1.138 UMKM yang dibina oleh Dinas KUM baru 318 yang mengurus Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK). Ini justru kontras dengan semangat berwirausaha masyarakat Batam yang ditandai dengan bejibunnya pertumbuhan UMKM di Batam. Padahal, dengan mendapat IUMK, pelaku usaha dapat IUMK makan menjadi basis pembinaan ke depan.

“Untuk mendapat IUMK ini, kami dorong kecamatan. Urusnya kan di kecamatan,” terangnya.

Ia mengatakan, sejauh ini pelaku-pelaku usaha yang kini jadi binaan Pemko Batam sudah mendapat berbagai pelatihan. Seperti, pelatihan dasar kewirausahaan, packaging, pelatihan dan sertifikasi halal, pemasaran berbasis online, manajemen keuangan, pelatihan bagi wirausaha pemula.

“Kami tentu akan terus dorong UMKM kita maju. Perlu support dari semua, dukungan itu kan tidak semata-mata dana,” katanya.

Namun demikian, sejak 2001 hingga 2017 lalu pengguna manfaat dana bergulir yang disiapakan oleh Pemko Batam mencapai 2.105 dengan total penyaluran mencapai Rp 77,432 miliar. Latar belakang pelaku UMKM yang memanfaatkan dan bergulir beragam seperti usaha jual ATK, Laundry, hingga sembako.

Pada tahun 2018 ini, untuk sementara pengajuan dana bergulir mencapai 24 pengajuan. Sebanyak 21 pengajuan diantaranya sudah lolos verfikasi administrasi dan verifikasi lapangan (pengecekan langsung).

“Yang 21 pengajuan tinggal kita salurkan nilainya totalnya Rp 1,540 miliar, perorang beda-beda sih ada yang Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Tiga lainnya baru verifikasi administrasi,” papar Kepala BLUD Dana Bergulir Batam, Zul Fachri, beberapa waktu lalu. (adi)

Respon Anda?

komentar