ilustrasi

Sebagai istri Karin,30, mengaku tak betah di rumah saja.

Karin memilih untuk pergi meninggalkan Donwori, 36, suaminya lantaran tak kuat dikurung terus di dalam rumah. Karin adalah perempuan mandiri yang tak suka hanya diam di rumah tanpa kegiatan. ia berkali-kali pamit pada sang suami untuk bekerja namun berkali-kali juga keinginannya di rem oleh Donwori.

Wis bolak-balik ( pamit kerja) tapi ujung-ujunge ya balik nek omah wae ujungnya harus balik jadi ibu rumah tangga lagi,” keluhnya saat berada di Ruang Tunggu Pengadilan Agama Kelas I Surabaya.

Karin yang memiliki keahlian dalam bidang jahit mengatakan, dirinya harus bolak-balik masuk pabrik konveksi karena permintaan sang suami. Maunya Donwori, Karin bekerja dimana tidak ada laki-laki yang satu ruang dengannya, tentu saja hal itu mustahil.

“ Aku gak boleh kerja di tempat yang banyak laki-lakinya, ya gak mungkin lah, apalagi pabrik, pasti campur,” imbuh wanita Pacar Keling ini geram.

Sempat, karena alasan ini, Karin berkali-kali berbohong pada Donwori. biasanya, ia mulai berbohong pada saat sang suami mulai banyak menginterogasi dirinya seputar pekerjaan.

Sempat berkali-kali keluar masuk pabrik, tanpa angin tanpa hujan tiba-tiba Donwori melarang total Karin untuk bekerja. ia bahkan tidak boleh keluar, harus diam saja di rumah mengenakan daster. Ia bahkan dilarang untuk mengenakan celana jeans dan kaos.

Sempat menurut, akhirnya menyerah juga untuk tetap diam dirumah. Alasannya seperti biasa. masalah ekonomi. Meskipun serba melarang, Nyatanya Donwori tak mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. Iapun harus selalu menahan untuk membeli ini dan itu. akhirnya ia memutuskan untuk bekerja lagi. niatnya membantu suami, Karin malah kena semprot Donwori.

Wis tak sampaikan baik-baik, alasanne. Toh aku ya gak akan menggoda lelaki. Eh dia malah marah dan nuduh aku istri gak mau menerima apa adanya, tidak bisa diberi tahu, dia gak ngerti saja kalau aku sudah menahan-nahan selama ini,” pungkasnya dengan tatapan sayu.

(sb/is/jek/JPR)

Respon Anda?

komentar