Iklan

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf saat menghadiri Festival Jajanan Bango 2018. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Ayo sebut masakan soto yang Anda kenal….

Iklan

Sebut saja Soto Betawi, Soto Lamongan, Soto Surabaya, Soto Kudus, Soto Banjar, Soto Bogor, Soto Padang dan lainnya.

Wow banyak sekali soto ya…

Untuk mengapresiasi soto sebagai menu nusantata andalan, digagaslah ‘Kampung Soto’ di tengah kemeriahan Festival Jajanan Bango 2018.

Program ini sebagai bentuk dukungan Bango terhadap salah satu program Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf RI) dalam mempopulerkan dan melestarikan warisan kuliner nusantara. Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, soto merupakan makanan khas nusantara yang banyak ragamnya sehingga layak menjadi ikon menu nusantara.

“Kami mengapresiasi dukungan dari Bango melalui Festival Jajanan Bango 2018 untuk membantu kami mensosialisasikan keistimewaan hidangan soto sebagai salah satu ikon kuliner nusantara kepada masyarakat luas. Festival kuliner akbar seperti ini tentunya akan menjadi sarana tepat untuk menjangkau banyak orang sekaligus, langsung dihidangkan oleh para legenda kuliner soto,” kata Triawan dalam keterangan tertulis, Minggu (15/4).

Bekraf tengah mengembangkan program ‘Kuliner Rasa Indonesia Mendunia’. Pihaknya memanfaatkan rasa soto yang khas salah satunya membuat soto tanah air sama populernya dengan Tom Yam khas Thailand.

Festival Jajanan Bango 2018 digelar dengan didukung juga oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Dukungan ini diberikan karena sebagai pionir festival kuliner Nusantara, Festival Jajanan Bango telah dikenal sebagai destinasi wisata kuliner yang sangat dinantikan oleh wisatawan baik nusantara dan mancanegara.

Melalui rutinnya pelaksanaan Festival Jajanan Bango, Bango turut membantu upaya Kemenpar dalam memajukan kuliner nusantara. Sehingga Pesona Indonesia tidak hanya terpancar dari keindahan alam ataupun keanekaragaman seni dan budayanya, namun juga dari kekayaan kelezatan dan kearifan lokal yang terkandung dalam begitu banyak ragam kulinernya.

Di Festival Jajanan Bango 2018 para pengunjung dimanjakan dengan lebih dari 80 hidangan khas Nusantara otentik yang disajikan oleh sederetan legenda kuliner tersohor dari berbagai penjuru Indonesia. Tak hanya itu, di Festival Jajanan Bango 2018, Bango juga kembali mengapresiasi sepak terjang para wirausaha kuliner generasi baru dalam melanjutkan regenerasi pelestarian warisan kuliner Nusantara.

Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia Tbk. kembali menghadirkan perhelatan kuliner akbar tahunan yang selalu dinanti puluhan ribu pecinta kuliner, yaitu Festival Jajanan Bango 2018 pada tanggal 14 – 15 April 2018 bertempat di Park & Ride Thamrin 10, Jakarta.

Tahun ini, Festival Jajanan Bango 2018 dipersembahkan dengan sangat istimewa untuk merayakan 90 tahun perjalanan Bango yang senantiasa tulus dan konsisten dalam menjaga kualitas. Selain itu, Festival Jajanan Bango 2018 juga menjadi bentuk apresiasi Bango kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung Bango dalam upaya melestarikan warisan kuliner nusantara dari generasi ke generasi.

(ika/JPC)