batampos.co.id – Tak kurang dari 67 karakter berkumpul di film Avengers: Infinity War yang tayang di seluruh dunia mulai pekan depan. Para pemainnya diterjunkan ke berbagai negara untuk melakukan promosi.

Robert Downey Jr (Tony Stark/Iron Man), Benedict Cumberbatch (Doctor Strange), dan Karen Gillan (Nebula) menggelar jumpa pers di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura, Minggu (15/4). Mereka ditemani salah seorang sutradaranya, Joe Russo, dan Trinh Tran selaku executive producer.

Bagi Russo, Infinity Wars adalah proyek terbesarnya. Dia bahkan menyebut film yang juga menandai 10 tahun produksi Avengers (dimulai dengan Iron Man, 2008) itu sebagai film paling kompleks dalam sejarah untuk urusan jadwal. ”Kami membuat Hollywood shut down selama setahun karena semua aktor terlibat di sini,” kata Russo, yang membuat film ke-19 di jagat Marvel Cinematic Universe itu bersama kakaknya, Anthony.

Downey Jr menggambarkan betapa sibuknya Russo dalam menggarap proyek ambisius itu. Selama setahun, Russo bersaudara melakukan pengambilan gambar. ”Sementara kami sudah mulai mengambil proyek lain, istirahat, atau traveling dan menemukan pasangan baru, mereka berdua mengerjakan proses editing. Mereka tampak seperti kapal yang ditinggalkan penumpangnya,” imbuh RDJ –panggilannya.

Ini merupakan pengalaman kedua Russo datang ke Singapura untuk Marvel. Dua tahun lalu dia menghadiri jumpa pers sekaligus blue carpet Captain America: Civil War. Dalam film itu, dikisahkan Avengers terbelah dua menjadi Team Cap dan Team Iron.

Russo datang bersama Team Cap. Pada saat bersamaan, Team Iron melakukan promosi di Eropa. ”Sepenuhnya saya mendukung Team Iron Man, jujur ya. Waktu itu ke sini bersama Team Cap hanya untuk membuat Chris (Evans, pemeran Captain America, red) senang,” tuturnya, lalu tergelak. Mendengar itu, RDJ bersorak dan berujar, ”Ya, ya, begitu, katakan sejujurnya.”

Tak ubahnya di film, RDJ adalah spotlight terbesar di antara cast Avengers lain. Segala polahnya terasa menarik di hadapan ratusan jurnalis dari Asia-Pasifik itu. ”Eh, bisakah kalian menurunkan terangnya cahaya lampu ini? Rasanya, saya akan buta,” katanya, memprotes lampu yang menyorot mereka.

Sudah 10 tahun RDJ berperan sebagai Iron Man. Bukan hal mudah mempertahankan satu karakter selama itu. Bagaimana resepnya? ”Ya, bagaimanapun, saya ini butuh pekerjaan,” jawabnya. Meski nadanya bercanda. Kalau serius pun, rasanya itu juga alasan tepat.

Pria yang baru berulang tahun ke-53 pada 4 April lalu tersebut menyatakan bahwa bermain sebagai Tony Stark tak pernah membosankan. ”Sebab, saya bersama orang-orang hebat. Pemain dan sutradara yang bagus. Kami terhubung dengan baik,” ujar pria yang hari itu melengkapi outfit smart casual-nya dengan kacamata merah.

Di Infinity Wars, Avengers tidak hanya berkonflik dengan Black Order, kumpulan alien superkuat dan kejam yang dipimpin Thanos. Di internal para superhero itu juga muncul sejumlah pertentangan. Cumberbatch mengonfirmasikan memang ada konflik antara perannya dengan Stark. ”Pertentangan ego, kesombongan, dan… persaingan cambang,” ucap dia, memancing tawa wartawan.

Cumberbatch yang biasanya klimis memang harus bercambang untuk perannya sebagai Doctor Strange. Namun, di luar urusan facial hair itu, dia kemudian menjelaskan lebih serius bentrokan dengan Stark tersebut. Menurut dia, hal itu akan menjadi pelengkap film, mengungkap bagaimana hubungan mereka.

Di sesi terakhir, mereka menanggapi rumor yang sedang beredar di Indonesia bahwa durasi Infinity War dipotong 7 menit oleh Lembaga Sensor Film (LSF). Mereka tak membayangkan adegan mana yang diambil itu. ”Mungkin yang ada adegan fisiknya ya. I’m so shocked,” kata Russo. ”Take it easy, Joe. Kami bersamamu,” sambung RDJ.

Untuk mencairkan suasana, mereka lalu bercanda, jika itu memang terjadi, semoga saja yang dipotong adalah adegan Tony Stark. ”Oke. Kalau begitu, saya akan memberikan tujuh menit yang hilang itu di sini,” katanya, bergaya ngambek.

Pihak Disney sebagai induk Marvel Studios membantah adanya pemotongan itu. Menurut mereka, durasi versi yang akan tayang di Indonesia pada Rabu mendatang (25/4) bakal persis dengan versi orisinalnya. Malam ini mereka giliran menemui fans di acara karpet merah. (*)

Respon Anda?

komentar