Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Sekolah Sepakbola (SSB) FOPSSI Medan memboyong piala Gubernur Cup 1 Kepri U 11 ke Sumatera Utara, Minggu (15/4). Kemenangan ini bukti jitunya Darma Riyadi selaku pelatih FOPSSI Medan dalam meracik taktik dan melatih pemainnya.

Sehingga panitia menjatuhkan pilihan pelatih terbaik ke Darma Riyadi.

“Pemain terbaiknya kami berikan ke M Nico Saputra dari Klumpang Putra Medan dan top score juga dari tim yang sama, atas nama pemain Dilly Rojas,” kata Ketua Panitia Gubernur Cup 1 Kepri, Yora Amir, Minggu (16/4).

Perjalanan FOPSSI Medan di ajang Gubernur Cup 1 Kepri ini, dari babak delapan besar hingga final terbilang unik. Karena, kemenangan, demi kemenangan diraih tim ini, dengan menumbangkan lawannya melalui drama adu penalti.

Di perempat final, FOPSSI Medan bertemu tim Mabar Putra, dalam waktu normal tak ada satu yang berhasil menyarangkan satu gol. Hingga akhirnya, kedua tim menjalani adu penalti. FOPSSI Medan berhasil menang dengan skor 2-1.

Babak semifinal FOPSSI Medan bertemu PSKS Sawahlunto. Kedua tim juga tak mampu mencetak gol di babak normal 2×10 menit. Pertandingan diakhiri dengan adu penalti, dengan kemenangan 5-4 FOPSSI atas PSKS Sawahlunto.

Hal yang sama terjadi lagi di babak final. FOPSSI Medan menumbangkan lawannya Klumpang Putra Medan melalui drama adu penalti, dengan kemenangan 2-1.

Yora mengapresiasi semua peserta yang hadir. Karena sebanyak 80 pertandingan bisa diselesaikan dalam waktu tiga hari.

“Tak ada tim yang datang terlambat, semuanya tepat waktu. Mereka bertanding juga dengan semangat juang tinggi,” ungkapnya.

Ia mengatakan setelah turnamen U 11 ini, Jumat (20/4) akan digelar Gubenur Cup 1 Kepri U 13. Nantinya, sebanyak 45 tim dari berbagai daerah yang berlaga.

“37 tim dari Kepri, 8 tim dari berbagai daerah di Sumatera,” pungkasnya. (ska)