Foto. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) premium kembali terjadi di SPBU Tanjunguncang, Senin (16/4), Sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, masyarakat Batuaji khususnya Tanjunguncang kesulitan mendapatkan premium. Kondisi ini sudah berlangsung seminggu belakangan ini. Petugas SPBU setempat mengakui hal tersebut. Ia mengatakan kekosongan premium dikarenakan keterlambatan pasokan premium.

“Hari ini memang telat. Baru jam satu siang tadi datang,” ujar petugas SPBU yang tak ingin dikorankan namanya tersebut.

Dia mengatakan persediaan bahan bakar premium di SPBU tersebut memang cepat habis. Hal itu lantaran penggunaan premium oleh masyarakat setempat cukup tinggi. Usai dipasok, hitungan jam, pasokan sudah ludes terjual.

“Siang datang, besok pagi sudah habis. Makanya pagi warga kesulitan mendapatkan premium,” jelasnya.

Penambahan kuota premium oleh Pertamina, ternyata tak juga berpengaruh terhadap ketersediaan premium di SPBU, hal itu terlihat dari masih sulitnya masyarakat mendapatkan premium. “Hari ini kurang lebih 20 Kilo liter (KL) yang masuk. Mungkin tak sampai pagi, langsung habis,” ucapnya.

Sementara pantauan Batam Pos, saat kedatangan premium, ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat terlihat ramai. Mereka rela mengantri untuk mengisi premium.

Padahal sebelumnya kondisi SPBU sangat lengang. Hanya satu atau dua pengendara saja yang singgah dan terlanjur mengisi BBM jenis Pertamax Turbo.

“Nanti habis. Mau saya isi penuh, karena susah dapat premium di sini,” kata Lorensius, pengguna BBM premium.

Demikian juga pengguna premium lainnya, Firdaus. Ia mengaku rela mengantri panjang untuk mendapatkan BBM harga murah tersebut.

“Ekonomi lagi sulit. Kita pakainya yang murah-murah saja dulu,” tutupnya. (une)

Advertisement
loading...