Ilustrasi

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam mulai melakukan pencocokan dan penelitian (coklik) data pemilih tahun 2019 mendatang. Hari pertama KPU memilih untuk coklik di Perumahan Legenda, Baloi, Selasa (17/4).

Ketua KPU Batam, Agus Setiawan mengatakan coklik akan dilaksanakan selama satu bulan (17 April-17 Mei). Pencocokan data ini akan melibatkan sedikitnya 2.808 anggota Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang sudah dilantik KPU beberapa waktu lalu.

“Tadi sudah ada lima rumah yang dicoklik sebagai pertanda dimulainya pemutahkhiran data pemilih,” kata Agus.

Anggota Pantarlih dilengkapi kartu anggota seragam dan perlengkapan lainnya. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan ketakutan warga saat coklik berlangsung. Agus tidak bisa memungkiri masih banyak warga yang tidak bisa menerima saat tim turun karena alasan keamanan.

“Untuk itu, kami melibatkan perangkat RT/RW serta tokoh masyarakat setempat. Jadi kami harap warga ikut membantu KPU menyukseskan coklik ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan berdasarkan data yang diterima dari KPU RI jumlah Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilih (DP4) mencapai 826.300 jiwa.

Selanjutnya, dalam waktu satu bulan tersebut KPU harus mendapatkan jumlah pasti pemilih yang ada di Batam. Hasil dari coklik ini akan dilaporkan sebagai daftar pemilih tetap tahun depan.

“Kami memastikan apakah ada data yangg tak sesuai. Misalnya ada yang sudah meninggal atau pindah keluar dari Batam,” imbuh Agus.

Sementara itu, Komisioner KPU Bidang Hukum, Mangihut menyebutkan dari lima rumah yang dicoklik semua sesuai dengan data yang diterima dari pusat.

“Tadi kami simbolis saja, besok mulai turun semua dan menempel stiker pemilih,” tutupnya. (yui)

Respon Anda?

komentar