Iklan
Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Yaser Palito melantik pengurus BPD HIPMI Kepri yang ditandai dengan penyerahan pataka kepada Ketua HIPMI Kepri Huzeir Zul di Hotel Planet Holiday, Selasa (17/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kepri Huzeir Zul mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi di Kepri.

Iklan

“Kami mendukung program Gubernur, Pemko dan BP Batam yang tengah membangun infrastruktur untuk menggenjot ekonomi,” katanya usai Pelantikan Pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Kepri di Hotel Planet Holiday, Selasa (17/4) malam.

Huzeir mengatakan organisasi pengusaha yang dipimpinnya akan menularkan virus usaha ke kalangan pengusaha muda agar tumbuh menjadi pengusaha yang tangguh.

“Makanya kami bentuk Hipmi Perguruan Tinggi. Karena jika ada mahasiswa berminat untuk berwirausaha, maka begitu tamat orientasinya adalah buka usaha bukan mencari kerja lagi. Begitu juga dengan Hipmi Peduli,” paparnya.

Saat ini, banyak kendala yang dihadapi oleh pengusaha muda di Kepri antara lain akses permodalan. Lalu peran yang minim dalam setiap proses pembangunan ekonomi di Kepri.

“Kami sudah bertemu dengan Presiden dan paparkan sejumlah kendala yang dihadapi. Contohnya porsi pengusaha muda yang minim sekali perannya dalam pembangunan ekonomi dan infastruktur,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah akan melibatkan lebih banyak lagi pengusaha muda khususnya yang tergabung dalam Hipmi.”Kita sambut baik arahan Pemda yang mau bersinergi dengan Hipmi. Nah nanti kami dan Pemda akan buat perencanaan yang lebih konkrit lagi,” tuturnya.

Sedangkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan berupaya membangun kebersamaan dan komunikasi dengan para pengusaha muda.

“Pengusaha itu urat nadi pertumbuhan ekonomi daerah. Sehingga harus dibangun komunikasi dan kebersamaan. Setelah itu, pengusaha juga jangan manja. Jangan mau ditenteng, disuap atau didorong. Sekarang sudah lebih mudah dengan adanya Mall Pelayanan Publik (MPP),” ujarnya dalam kata sambutannya yang mencapai satu jam.

Wakil Ketua Hipmi Pusat Yaser Palito juga berharap agar Hipmi Kepri bisa tumbuh berkembang karena posisinya yang sangat menguntungkan.

“Saran saya sektor pariwisata dan perikanan belum disentuh. Jika tak disentuh hanya karena alasan infrastruktur, itu soal klasik. Kesempatan harus diambil. Jangan sampai teman-teman Hipmi jadi penonton karena diambil oleh pengusaha asing.” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada Pemda agar membenahi situasi iklim usaha di Kepri.”Jaga agar tetap kondusif karena nanti tahun 2030 ada bonus demografi di Kepri. Sehingga nanti tenaga kerja dari Kepri akan banyak,” paparnya.

Dan terakhir, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo sangat berharap agar Hipmi Kepri bisa berada di depan dalam membuat langkah terobosan bangkitkan ekonomi di Batam.

“Kami juga butuh bantuan ide dari pengusaha muda agar bisa segera bergerak membangun ekonomi,” harapnya.(leo)