Antrian penonton Avengers: Infinity War saat memasuki ruang studio 6 Cinema 21 BCS Mall, Rabu (25/4). F. Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos

batampos.co.id  – Pukul 10.15 WIB, pintu bioskop Cinema 21 BCS Mall, Baloi masih terkunci. Kendati demikian, di luar pintu ramai pengunjung yang seolah memaksa agar pintu tersebut segera dibuka. Ya, siapa lagi kalau bukan penggemar film superhero dari Marvel Studio, Avengers: Infinity War yang tayang perdana, Rabu (25/4).

Didominasi para remaja, keresahan akibat tak sabar menunggu bercampur dengan keriuhan suasana yang membahas masing-masing hero. Keadaan itu nyatanya tidak hanya meresahkan para penggemar, tapi juga pihak bioskop.

“Di sini (Cinema 21 BCS) penayangan awal pukul 12.00 WIB. Seharusnya kami buka setengah jam sebelum penayangan. Tapi melihat antusias penonton, kami buka dari pukul 11.00 WIB,” kata Supervisor Cinema 21 BCS, Imam.

Ia menyebutkan, dalam penayangan perdana ini pihaknya berhasil menjual 3.500 hingga 4.000 tiket. “Kami buka lima studio, dan full. Dua studio untuk tiket online atau booking, dan tiga studio yang dibeli langsung di hari penayangan. Total sehari 20 kali tayang untuk film Avengers,” jelasnya.

Antusias penonton tidak hanya dari kalangan anak-anak dan remaja, tapi juga para orang tua. Momen yang dinilai tepat karena sebagian pelajar yang tidak UN libur sekolah, membuat film ini dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.

“Anak yang ngebet nonton. Karena semangatnya, saya sekeluarga juga ikut nonton. Suami sampai libur kerja,” ungkap Carmen, salah satu orang tua yang mendampingi anaknya menonton Avenger di Cinema 21 BCS.

Dengan durasi film 150 menit, respon dari para penonton pun beragam. Tapi, tak satupun memberikan respon negatif. Hanya rasa penasaran itu kembali muncul di adegan akhir (after credit) film.

“Seru. seru banget, spektakuler. Tapi lagi-lagi gantung,” ucap Tia bersama sembilan rekan satu kampusnya.

Sepuluh mahasiswa UIB ini mengaku, keseruan tersebut muncul kala masing-masing hero hadir di sekuel yang sama. Setiap adegan superhero itupun punya peran berarti. “Ada decak kagumnya, ada romantisnya, ada patah hatinya, dan ditutup penasaran karena belum tahu siap satu hero yang berhasil melawan Thanos (musuh) itu,” terang Kiki, satu-satunya pria yang nonton bareng di kelompok Tia tersebut.

Belum lagi, soal perselisihan antara Captain America dan Iron Man di The Avengers (sekuel sebelum Infinity War) yang masih terjadi di film ini. “Kirain Captain America sama Iron Man bakal baikan, tapi nyatanya enggak. Huuffttt,..,” sambung teman Tia lainnya.

Menggantungnya ending cerita Avengers: Infinity War bakal menjadi rasa penasaran yang cukup lama. Pasalnya, lanjutan film tersebut akan kembali dirilis di 2019 nanti.

“Terpaksa nunggu tahun depan lagi. Tapi gak apa-apa, biar superhero Marvel ada filmnya terus. Intinya film yang sekarang menggelitik emosi banget. Haru,” tutup Tia. (nji)

Respon Anda?

komentar