Evayani di antara produk-produk dagangannya. F. Tri Haryono/Batam Pos

batampos.co.id – Berhenti menjadi jurnalis, Evayani banting stir menjadi honorer di Pemkab Karimun. Di tengah kesibukannya sebagai honorer, ia meluangkan waktu berbisnis.

Wanita berjilbab ini memulai wirausahanya dengan modal Rp 5 juta pada 2016 lalu. Hasilnya, kini dia sudah mempunyai toko sendiri. Padahal awalnya cuma menyalurkan hobi berjualan. Kini beragam barang dia jual. Mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga pernak-pernik bagi kaum hawa disediakannya.

Tantangan dan rintangan berhasil ia lalui dengan sabar dan tekun. ”Alhamdulillah, sudah ada toko sendiri. Walaupun modalnya sedikit, tapi bagaimana kita menyiasati untuk diputar,” ujarnya.

Ia mengisahkan suka dan duka saat awal membuka bisnis dengan sistem penjualan online. Sering pelanggan yang mengambil barang secara mencicil, pembayarannya lancar di awal. Kemudian, saat ketiga dan keempat mengambil barang, sudah tidak pernah bayar dan kadang menghilang.

Namun, semua itu cukup diambil hikmah dan tidak menjadi hambatan baginya. Ia gencar mempromosikan barang dagangannya melalui media sosial (medsos).
”Paling penting adalah dari keuntungan sedikit demi sedikit bisa dinikmati buat keluarga terutama kebutuhan anak saya,” kata Evayani.

Kepada para pelanggan baik online maupun di tokonya, setiap Jumat biasanya diberikan diskon harga 20 persen untuk semua barang yang dijual. ”Kita harus optimis, kerja keras, dan yang paling penting halal,” kata Eva. (tri)

Respon Anda?

komentar