Donwori & Karin Janjian Nikah Siri (Grafis: Fajar)

Karin, 36, nampak santai ketika mengurus gugatan cerainya kepada Donwori, 37. Bukan karena ia sudah dapat pengganti yang lebih baik, namun karena dia sudah ada rencana untuk balikan lagi dengan suami setelah putusan hakim dilayangkan.

“Aku sama Mas (Donwori) mau nikah siri abis ini. Tapi jangan bilang siapa-siapa, ya,” kata Karin sambil mengerlingkan mata memberikan isyarat kepada Radar Surabaya saat berada di Ruang Tunggu Pengadilan Agama Kelas 1 Surabaya.

Karin menjelaskan, perceraiannya dengan Donwori bukanlah keinginannya sendiri. Ia dipaksa orang tuanya menceraikan suami yang telah ia nikahi selama lima belas tahun ini. Alasannya klasik, mertua merasa tak puas dengan finansial Donwori.

“Orang tuaku kaya, sementara mas dari keluarga biasa,” imbuhnya.

Perempuan asal Kutisari ini melanjutkan, dari awal, hubungan cintanya sebenarnya tak mendapat restu dari orang tua. Karin pun memutar otak agar hubungan keduanya mulus. Ia akhirnya memilih hamil sebelum menikah.

“Caraku berhasil, akhirnya orang tuaku nikahin aku meski ogah-ogahan,” paparnya.

Meski direstui, selama menikah dan tinggal bersama, keberadaan Donwori tak pernah dianggap oleh mertua. Donwori yang berpembawaan santai pun juga tak merisaukan perlakuan dari mertua. Hingga tanpa aba-aba dan tiba-tiba saja, orang tua Karin memaksa keduanya untuk berpisah.

“Aku dipaksa pisah, ya aku tolak,” tegas Karin antusias.

Rupanya orangtua Karin juga tak gampang menyerah. Meskipun ditolak berkali-kali, keduanya tetap getol memaksa Karin untuk berpisah dengan Donwori. Hingga timbul inisiatif antara Karin dan Donwori untuk menuruti keinginan mertua dan memilih merajut hubungan backstreet alias diam-diam.

“Aku diancem gak dikasih warisan, ya sudahlah sementara nurut aja, yang lain pikir keri,” kata Karin lantas tertawa. (sb/is/jek/JPR)

Respon Anda?

komentar