Iklan
Kios liar yang dibangun di lahan hijau dekat pasar seken Aviari, Batuaji. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Tim Terpadu Kota Batam Suzaeri menegaskan akan segera membongkar kios liar yang ada di sekitar pasar seken aviari. Di mana laporan mengenai keberadaan kios tersebut sudah banyak. Terlebih kios tersebut untuk lokasi penghijauan.

Iklan

“Itu akan segera kita bongkar. Tidak boleh dibiarkan di sana karena memang itu untuk ruang terbuka hijau,” katanya di kantor kecamatan Batuaji, Rabu (2/5).

Menurutnya, pasar seken aviari saat ini sangat semrawut. Padahal lokasi tersebut bisa ditata dan menciptakan rasa nyaman bagi pengunjung yang hendak berbelanja.

“Itu sudah sangat semrawut. Dan memang harus ditertibkan. Apalagi camat sudah mengeluarkan surat agar dihentikan pembangunannya,” katanya.

Sementara itu, camat Batuaji, Ridwan juga mengaku bahwa pihak pengelola kios tersebut membandal karena terus melanjutkan pembangunan. Dan ia berharap warga untuk bisa bijaksana dalam memilih tempat berusaha.

“Intinya itu bangunan ilegal dan akan dibongkar. Batam ini sudah kekurangan RTH. Kok yang ada masih digunakan untuk kios liar,” katanya.

Anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mendukung tim terpadu untuk menertibkan kios liar tersebut. Ini juga penting agar tidak ada lagi oknum yang mengambil keuntungan dari menggunakan lahan milik negara.

“Itu jelas untuk RTH kalau nanti dibongkar oleh tim terpadu, ya tidak boleh protes. Memang itu bukan untuk komersil,” katanya.

Menurutnya, kios liar tersebut hanya menguntungkan orang-orang tertentu. Tetapi merugikan pemilik ruko yang jelas legalitasnya. “Yang di ruko bayar pajak. Tetapi kioa liar itu tidak ada,” katanya. (Ian)