TNI AU mengamankan penumpang pesawat yang melintas di wilayah udara Natuna dalam simulasi latihan penanganan pelanggaran wilayah udara nasional di Natuna, Kamis (3/5). F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Skuadron pesawat tempur F-16 milik TNI AU berhasil mencegat dan memaksa mendaratkan pesawat asing yang masuk tanpa izin di wilayah udara Natuna.

Danlanud Raden Sadjad Kolonel Pnb Azhar Adhitama mengatakan, upaya paksa mencegat pesawat asing yang masuk tanpa izin di wilayah udara Natuna adalah rangkaian simulasi latihan penanganan pelanggaran wilayah udara nasional dan melibatkan prajurit TNI AU di Lanud RSA Ranai.

“Simulasi latihan ini dilaksanakan selama lima hari hingga 5 Mei mendatang,” ujarnya Kamis (3/5).

Simulasi pertahanan udara berdasarkan instruksi markas besar TNI. Dengan tujuan prajurit selalu siaga menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia dari campur tangan asing.

Dalam skenario latihan kata Danlanud, di ruang udara Natuna terdeteksi pesawat Boeing berwarna dominan putih. Mengetahui ini, pihak TNI AU langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengerahkan dua pesawat tempur F-16 Skuadron Udara 16 Rusmin Nurjadin Pekanbaru.

Berbagai kemampauan dan strategi proses pengawasan kedaulatan udara Indonesia. Akhirnya dapat menguasai keadaan dan mendesak pesawat negara asing mendarat di Lanud Raden Sadjad.

“Simulasi latihan ini dibutuhkan ketangkasan dan kesiagaan. Bahkan melibatkan anjing pelacak, untuk memastikan bawaan pesawat aman dan terkendali. Latihan simulasi pengamanan udara juga libatkan satuan Radar 212 Ranai,”ujarnya. (arn)

Respon Anda?

komentar