Rozi pedagang daging sapi beku di Pasar Mega legenda merapihkan daging beku yang siap jual kepada konsumen, Jumat (4/5). Menurut Rozi pemiliki kios daging harga daging beku dijual dengan kisaran harga 80 hingga 85 perkilo sesuai sengan kualitas daging. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Terkait mahalnya harga daging sapi di hampir seluruh pasar di Batam, membuat beberapa distributor daging sapi gerah dengan ulang para pedagang daging sapi eceran yang menaikkan harga daging jauh di atas HET Rp 80 ribu.

Iklan

Beberapa distributor daging sapi beku meminta Disperindag bekerja sama dengan distributor daging sapi beku untuk turun ke lapangan melakukan sidak harga daging sapi.

“Kalau dari Disperindag Batam minta kami semua distributor daging mendampingi turun sidak ke lapangan, kami sudah siap kapanpun juga ikut turun memantau harga daging sapi beku di pasaran yang sudah tak wajar seperti saat ini,” ujar pemilik PT Batam Frozen Food, William, melalui sambungan telepon, Jumat (4/5) siang.

Bahkan William berharap kepada Disperindag Batam, agar tak hanya turun memantau harga daging sapi saat operasi pasar, tapi juga menjual daging sapi ke warga langsung dengan harga yang murah, tak sampai di atas HET.

“Kami siap untuk menyiapkan daging sapi itu kalau seandainya Disperindag menggelar operasi pasar atau bazar ke masyarakat dengan menjual daging sapi yang murah. Berapapun yang diminta, kami mampu menyiapkannya,” terang William.

Soal stok daging sapi hingga Idul Fitri bulan depan, William menjamin di Batam tak akan kekurangan stok daging sapi beku. Saat ini ditempatnya sudah ada stok sebanyak 150 ton daging sapi beku. Sedangkan dalam sehari, rata-rata ia mampu menjual 3 sampai 4 ton.

“Kalau stok yang ada saat ini habis, kami tiap seminggu sekali selalu mendatangkan stok daging sapi beku dari Australia. Makanya untuk warga Batam, tak usah khawatir tak ada daging sapi di Batam. Soal stok kami pastikan tetap ada dan melimpah hingga dua bulan mendatang,” ujar William.

Ia juga menjamin, sampai datangnya hari raya Idul Fitri bulan depan, harga daging sapi beku dari distributor tak akan mengalami kenaikan, tetap stabil di harga mulai Rp 65 ribu hingga yang paling mahal Rp 79 ribu atau masih dibawah HET di Batam.

Sementara pemilik distributor daging sapi beku lainnya dari PT Dewi Kartika Inti, Acing juga mengatakan hal yang sama. Ia menjamin stok daging sapi beku di Batam dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan aman. Sebab stok yang ada saat ini sudah melimpah di atas 100 ton.

“Kami siap membantu Disperindag Batam menggelar operasi pasar atau bazar daging sapi beku kalau diminta. Kapanpun kami siap,” ujar Acin.

Namun soal apakah nanti mendekati Idul Fitri harga daging sapi beku masih tetap stabil atau mengalami kenaikan, Acin tak bisa memastikan hal itu.

“Kalau soal harga sih dalam waktu dua minggu ke depan memang kami jamin dari distributor tetap stabil. Dari kami mulai Rp 67 ribu hingga Rp 79 ribu perkilogram daging sapi beku. Tak tahulah mungkin nanti lima hari jelang Idul Fitri apakah harga dari distributor pusat mengalami kenaikan atau tidak. Sebab, pengalaman tahun sebelumnya, 10 hari jelang Idul Fitri, dari distributor pusat, harga daging sapi mengalami kenaikan. Kemungkinan besar kalau di lihat dari stok daging sapi yang ada, harga tak akan naik, tetap stabil seperti saat ini,” terang Acin.

Sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Batam, Adisti mengaku belum mengetahui kalau harga daging sapi hampir seluruh pasar di Batam melambung tinggi hingga melebihi HET yang sudah ditetapkan Rp 80 ribu perkilogramnya.

Masih kata Adisti, dua hari lalu harga daging sapi sendiri seperti misalnya di Pasar Mitra Raya ataupun di Pasar Penuin, daging sapi beku paling mahal, dibanderol dengan harga Rp 83 perkilogramnya. Kalau saat ini harga daging sapi sudah mencapai Rp 90 ribu perkilogramnya, Adisti mencurigai hal tersebut dimainkan oleh para pedagang di pasar sendiri, bukan dari distributornya.

“Kalau untuk distributor daging sapi di Batam, mereka semua tak ada satupun yang menjual daging sapi di atas HET. Semuanya dijualnya di bawah HET. Soal stok daging sapi hingga Idul Fitri nanti, dari distributor menjamin aman, tak akan ada kekosongan barang. Begitu juga harganya juga akan stabil antara Rp 65 ribu hingga Rp 79 ribu,” terangnya. (gas)