ilustrasi

Karin, 37, sudah menikah dengan Donwori, 38. Eh, cintanya tetap bercabang juga.

“Ternyata dia ada main di belakangku, bener-bener hancur hatiku,” keluh Donwori saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas I, Surabaya, belum lama ini.

Perselingkuhan Karin diketahui Donwori tanpa sengaja. Ketika itu Donwori sedang iseng memegang handphone Karin. Tiba-tiba ada telepon masuk. Di seberang sana ada suara laki-laki dengan nada mesra.

“Belum aku sempet ngomong, dia langsung nyerocos dengan panggilan sayang. Ngajak janjian di tempat biasa,” ujar pria yang tinggal di kawasan Kedungdoro ini.

Menangkap basah perbuatan Karin, Donwori tidak langsung menginterogasi sang istri. Ia malah mencoba menggali kebenaran dari hubungan gelap keduanya dari rekan kerja Karin di kantor. Dari situ, ia mendapat informasi bahwa selingkuhan Karin adalah atasannya yang sering bertugas bersamanya ke luar kota.

Merasa kurang bukti, Donwori lantas sempat membuntuti Karin hingga ke tempat Kerja. Ia rela menunggu berjam-jam di depan kantor istrinya, demi mengetahui ke mana dan dengan siapa Karin pergi sepulang kerja. Dan ternyata benar, Karin pulang dengan managernya sendiri. Namun yang membuat Donwori marah, sudah tertangkap basah seperti ini, Karin tetap tak mau mengakui kelakuannya.

“Sudah ketangkap basah tetep aja gak ngaku. Katanya cuma bahas bisnis.” imbuhnya.

Donwori mengaku, ia sebenarnya telah mencium gelagat perselingkuhan istri cukup lama. Karin yang anak rumahan dan tak betah berlama-lama di kantor, beberapa bulan belakangan sering telat pulang. Alasannya lembur. Ia juga menolak dijemput, padahal sebelum-sebelumnya selalu minta antar jemput. (sb/is/jek/JPR)

Respon Anda?

komentar