ilustrasi

batampos.co.id – Sepekan jelang bulan suci ramadan harga beberapa komoditi di pasaran tradisional Batam masih tinggi. Bahkan untuk harga daging sapi beku, tidak mengalami penurunan sama sekali.

Di Pasar tradisional Tos 3000 Jodoh misalnya, harga daging sapi beku masih berada dikisaran Rp 87-90 ribu perkilonya. Bahkan untuk daging kerbau yang sempat ada di pasar sudah hilang.

Agus, pedagang daging mengatakan harga daging sapi beku masih belum turun yakni Rp 88 ribu perkilonya. Harga tersebut pun sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir.

“Masih Rp 88 ribu perkilonya. Tak ada turun,” imbuhnya.

Menurutnya, keberadaan daging beku kerbau tak berpengaruh terhadap harga daging sapi beku. Buktinya, harga daging sapi tetap tak turun dan malahan sekarang daging kerbau sudah jarang dipasaran.

“Kemarin sempat jual daging kerbau, tapi peminatnya tak banyak. Jadi tak ambil lagi meski harganya memang lebih murah,” imbuh Agus.

Hal senada dikatakan Acua penjual daging sapi di kawasan Bengkong. Ia memprediksi harga daging sapi tak akan turun dalam waktu dekat, apalagi sepekan jelang bulan puasa.

“Biasanya jelang puasa harga daging sapi memang mahal. Turunnya paling habis lebaran,” imbuh Acua.

Disinggung mengenai daging kerbau, Acua mengaku hanya sekali memesan karena kurangnya peminat daging kerbau.

“Kalau tetap dipesan saya yang rugi, sebab banyak tak minat daging kerbau. Katanya susah diolah dan tekstur dagingnya beda dengan sapi,” jelas Acua.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Zarefriadi belum bisa dikonfirmasi terkait masih tetap tingginya harga daging sapi beku. (she)

Respon Anda?

komentar