ilustrasi

Ukuran ranjang cocok, namun urusan ranjang tidak pas. Berabe deh jadinya.

Keharmonisan rumah tangga pasangan Donwori, 41, dan Karin, 40, goyang tatkala urusan ranjang tak cocok, meskipun ukurannya telah disesuaikanuntuk mereka brdua.

Donwori akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan Karin. Keputusan ini diambil karena sudah tidak menemukan keromantisan sepasang suami istri lagi. Alasannya tak lain tak bukan adalah karena urusan ranjang yang tak kerap sejalan.

“Pas aku pengen dia selalu menolak, alasannya capek,” keluh pria asal Ketabang ini saat berada di Ruang Tunggu Pengadilan Agama Kelas Satu Surabaya.

Begitupun sebaliknya, setiap Karin sedang ngebet-ngebetnya, Donwori juga kerap tidak bisa menuruti. Entah karena lebih memilih tidur atau sedang asik kopdar (kopi darat) dengan koleganya hingga larut. Ketidaksinkronan pasutri ini sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Embuh ya, tiba-tiba saja kok tidak pernah nyambung gitu,” kata Donwori.

Karena sering tak sejalan ini, hubungan Donwori dan Karin semakin merenggang. Jika dulu keduanya masih sering bermesraan di rumah, kini keduanya menjalani hidup tanpa kemesraan. Imbasnya, semakin hari Donwori semakin enggan berlama-lama di rumah. Jarangnya hubungan intim antara pasutri ini juga berimbas pada keharmonisan rumah tangga mereka. Jika terjadi pergesekan sedikit, keduanya kerap bertengkar hebat.

“Terkadang kalau tidak tersalurkan itu aku pengen jajan aja rasanya. Lha geregetan, punya istri tapi kayak orang perjaka aja,” tuturnya.

Kesal dengan menurunnya kualitas keintiman antara keduanya, Donwori pun sempat mengajak Karin untuk berkomunikasi. Keduanya juga bahkan mendatangi dokter untuk mengkonsultasikan keadaan keduanya. Namun, rupanya silang keinginan itu tetap tak sembuh juga.

“Tidak tahan kalau aku disuruh ngempet terus. Mending cari aja yang baru dan lebih available,” kata Donwori. (sb/is/jek/JPR)

Respon Anda?

komentar