batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas akan mendapatkan bantuan pembangunan lima Puskesmas baru dari Pemerintah Pusat pada 2019, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Lima Puskesmas tersebut akan dibangun di Kecamatan Siantan Selatan, Kecamatan Palmatak, Kecamatan Siantan Timur, Kecamatan Siantan Tengah dan Kecamatan Jemaja. Dua kecamatan lainnya yakni Kecamatan Jemaja Timur dan Kecamatan Siantan tidak dapat pembangunan Puskesmas.

Ini dikarenakan Kecamatan Siantan berada di Ibu Kota, sedangkan Kecamatan Jemaja Timur telah dibangun pada 2017 silam. “Tahun ini Puskesmas Jemaja Timur sudah dimanfaatkan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas Harianto, Selasa (8/3).

Dirinya memperkirakan anggaran pembangunan Puskesmas baru sekitar Rp 8 Miliar per unit. Hal ini berpatokan pada pembangunan Puskesmas Jemaja Timur tahun lalu yang menghabiskan anggaran Rp 8 Miliar.

Meski demikian, anggaran pembangunan Puskesmas di Kecamatan Siantan Selatan dapat lebih rendah karena tipenya berbeda dengan Puskesmas Jemaja Timur. Puskesmas di Kecamatan Siantan Selatan sifatnya hanya non perawatan. Puskesmas ini kemungkinan hanya satu lantai saja. Sementara itu untuk Puskesmas yang melayani rawat dibuat dua lantai.

Terkait Puskesmas Jemaja Timur yang sudah ditempati sejak Maret 2018 kemarin, maka bangunan Puskesmas lama rencananya akan dijadikan mess dokter. Menurutnya, jika semua sudah terbangun, maka jumlah Puskesmas di Anambas akan semakin banyak, sehingga bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dari puskesmas yang ada kata Harianto, saat ini sudah ada dua Puskesmas di Anambas yang telah terakreditasi yaitu Puskesmas Siantan dan Puskesmas Palmatak.
Sedangkan lima Puskesmas lain akan diakreditasi pada 2018 ini. ”Target kita 2019 semua Puskesmas dan Rumah Sakita yang ada di Anambas sudah terakreditasi,” tukasnya. (sya)

Advertisement
loading...