Iklan
ilustrasi

Pembaca batampos.co.id, menemani hari Anda hari ini sebuah kabar unik dari Korea Selatan kami hadirkan untuk Anda.

Kisah seorang petugas kebersihan di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan.

Dia menemukan tujuh batang emas berbobot masing-masing 1 kilogram dengan total nilai 350 juta won, setara Rp 4,53 miliar.

Dikutip dari Mynewshub, Sabtu (5/5), petugas pria yang tak disebutkan namanya ini menemukan logam mulia di tempat sampah pekan lalu. Dia harus menunggu selama enam bulan agar bisa menjadi pemilik sah emas tersebut.

Begitu menemukan emas, pria ini langsung melapor kepada pihak bea cukai bandara. Saat ditemukan di dekat pos pemeriksaan bea cukai bandara, batangan emas tersebut dibungkus koran.

Petugas memastikan pelakunya adalah seorang Korea dan dua lelaki lain yang tidak disebutkan asalnya. Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ketiga pelaku ini takut ketahuan petugas bea cukai.

Petugas bea cukai yakin ketiga orang ini baru datang dari Hong Kong. Di Hong Kong, emas tidak dikenakan cukai pembelian emas.

Tujuan mereka adalah Jepang, namun masuk melalui Korsel. Para pelaku berpikir pemeriksaan barang lebih longgar.

Surat kabar Chosun Ilbo, mengutip sumber kepolisian menyebut kegiatan penyelundupan emas ke Jepang melalui Korea Selatan semakin meningkat. Peristiwa ini merupakan dampak dari kebijakan Jepang meningkatkan cukai barang impor dari 3 persen menjadi 8 persen pada April 2014.

Petugas kebersihan ini bisa membuat tuntutan atas hak kepemilikan emas. Dia juga bisa memiliki semua emas yang ditemukan kalau tidak ada yang mengakui.

Kalau ada yang mengaku sebagai pemilik, penemu masih bisa mendapatkan 5-20 persen dari total nilai emas berdasarkan harga pasar. Wo lumayan juga ya…

Oke pembaca semoga berita ringan ini bisa menemani aktivitas Anda hari ini. Dari lantai 2 Graha Pena Batam, batampos.co.id mengabarkan…. (JPG)