Polisi Lalulintas | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penerimaan Polisi di Polda Kepri masih terus berlanjut hingga kini. Untuk calon Taruna Akpol dari 156 pendaftar, hanya lulus sabanyak 35 orang di tes pemeriksaan kesehatan tahap I. Selanjutnya, masih ada beberapa tes yang menunggu calon Taruna Akpol itu.

“Masih terus berlanjut, begitu juga yang bintara, tamtama, dan bintara khusus lainnya,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Kamis (10/5).

Erlangga merinci dari 35 Taruna Akpol itu terdiri dari 4 orang wanita dan 31 orang pria. Mereka ini telah menjalani tahapan verifikasi, pemeriksaan administrasi (Rikmin) tahap I, pemeriksaan psikologi (Rikpsi) tahap I dan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap I. “Masih panjang lagi tesnya, tapi tentunya yang berkompeten akan lanjut ke tahapan akhir,” ungkapnya.

Sementara itu, penerimaan Bintara Umum mulanya diikuti sebanyak 1.755 orang, terdiri dari 316 wanita dan 1439 pria. Setelah menjalani empat rangkaian tes, saat ini tersisa sebanyak 521 orang. “94 wanita dan 427 pria. Tamtama itu awalnya 114 orang orang, saat ini tinggal hanya 30 orang saja,” ucap Erlangga.

Sementara itu untuk Bintara Khusus Kimia, Penerbangan, Pelayaran dan Perkapalan telah menjalani 5 tahapan tes masuk Polri. Erlangga mengatakan calon anggota Polri yang masuk melalui jalur khusus ini, ada tes berbeda diujikan dari penerimaan polisi lainnya.

“Taruna Akpol, Bintara umum, Tamtama, itu Verifikasi, Rikmin tahap I, Rikpsi tahap I, Rikkes tahap I. Namun untuk calon polisi khusus itu, ada ujian tambahan yang sudah mereka kerjakan yakni Uji Kompetensi Bakomsus,” tuturnya.

Calon Polisi Khusus TI dari 34 orang pendaftar, kini tersisa hanya 7 orang. Sementara itu, calon polisi khusus penerbangan dari 15 peserta, bertahan hingga kini 10 orang. “Sedangkan Polisi khusus kimia dari tiga orang, saat ini tinggal satu orang saja. Lalu polisi khusus pelayaran dan perkapalan dari 30 orang, kini tinggal 11 orang saja,” ungkap Erlangga.

Ia mengatakan setiap tahapan tes masuk Polri itu, diawasi dari berbagai pihak. Tak hanya dari internal Polri saja, tapi juga eksternal.

Penerimaan polisi ini, disebutkan Erlangga tidak dipungut biaya satu rupiah pun. Ia menghimbau kepada pemuda pemudi di Kepri tidak terbujuk rayuan oknum-oknum calo, yang menjamin akan kelulusan. Karena penerimaan Polri bersih dan bebas dari KKN (korupsi kolusi nepotisme). “Yang lulus nantinya, adalah orang-orang sesuai dengan kualifikasi. Kalau ada calo menjanjikan itu, jangan percaya dan laporkan ke kami,” tuturnya. (ska)

Respon Anda?

komentar