Iklan

batampos.co.id – “Kita duduk bersama di sini, seluruh jajaran pimpinan Kementerian dan Unit Pelaksana Teknis dilapangan BPTP, hadir memenuhi undangan Kabulog, ini bertujuan agar konsolidasi dapat tercapai mulai dari bawah, bahkan ditengah-tengah kita, hadir juga Pimpinan TNI AD, yang diwakili, Aster Kasad, Mayjend. Supartodi, beliau ini penanggungjawab dan pelaksana di lapangan, sudah 3 tahun kegiatan ini kita lakukan, berbagai asumsi sudah kita jalankan namun hingga hari ini persoalan yang dihadapi belum tuntas, pekan ini, kita, merasa ada hal baru, laporan angka serapan dalam pekan pertama penugasan Kabulog baru, serapan naik hingga 22.000 ton/ hari, ini luar biasa, walau data hari ini dari lapangan turun menjadi 17.000 ton, kami yakin dengan kepeminpinan Kabulog Baru, pasti semua berubah, dan sinergi akan terlaksana hingga target Serap Gabah, sesuai arahan Bapak Presiden di Rakortas, 2,2 Juta Ton, beras, dapat tercapai.”

Iklan

Uraian panjang ini disampaikan oleh Mentan Andi Amran Sulaiman, sebagai nara sumber utama, pada rapat kordinasi ini, memaparkan, rencana dan evaluasi “Sergap”. Serap Gabah Petani dan Pengadaan 1000 Unit Dryer, di 8 Sentra Produksi Gabah Nasional, Rabu (9/5/2018).

Ia melanjutkan, “demikian juga hal nya menyangkut ketersediaan stok pangan untuk bulan Ramadan dan Idul Fitri, sampai saat ini aman, tahun lalu, stablitas harga mendapat apresiasi terbaik dalam 10 tahun terakhir, dan tahun ini kita berharap harus lebih baik dari tahun lalu, tidak ada alasan untuk tidak lebih baik, demi Merah Putih, mari kita bangun kerja sama yang saling mendukung.”

Rakor ini diadakan oleh Nakhoda Baru, Badan Urusan Logistik (Bulog), Komjen. Purn. Polisi, Budi Waseso.

Rapat Koordinasi dilakukan dengan Menteri Pertanian dan Kasad TNI, yang diwakili Aster Kasad.

Aster Kasad, Mayjen. TNI, Supartodi, dalam paparannya, menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan komitmen Serap Gabah Petani, serta Swasembada Pangan, yang berdasarkan pada Perintah Panglima Tertinggi, MOU di Pangkalan Bun, antara Kementerian Pertanian dengan TNI, dan Panglima TNI, menugaskan TNI AD, sebaga mitra, untuk pencapaian Swasembada Pangan.

“Kami Optimis Bulog dibawah Nakhoda Pak Buwas, akan lebih baik, sementara itu, Kabulog, Budi Waseso, pada saat doorstop dengan Media, mengatakan, akan bekerja lebih cepat. Bulog akan melaksanakan masukan dari Menteri Pertanian dan TNI, lihat aja nanti,” ujar Kabulog yang namanya suda sangat dikenal ini, seraya tersenyum. (*)