Pasar tradisional di desa Payaklaman hingga saat ini tidak dimanfaatkan. F.Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas akan merevitalisasi enam pasar. Tiga pasar ada di Letung Kecamatan Jemaja, dua pasar di Kecamatan Siantan dan satu pasar di Kecamatan Siantan Timur.

Kepala Bidang Ekonomi Sosial Budaya Badan Penelitian Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Kustiorini mengatakan, revitalisasi tersebut merupakan program pemerintah pusat dalam rangka merevitalisasi 1.000 pasar di Indonesia.

Alhamdulillah, Anambas dapat 6 pasar yang harus direvitalisasi,” ungkapnya kepada Batam Pos, Jumat (11/5).

Dikatakannya sebenarnya di Anambas terdapat delapan pasar tapi yang direvitalisasi enam pasar. “Pasar yang direvitalisasi itu pasar yang sudah jelas milik daerah,” bebernya.
Besar anggaran berbeda-beda tergantung kebutuhan. Ada yang Rp 800 juta, ada Rp 1,1 miliar hingga Rp 2,4 miliar. “Pasar tradisional Letung yang paling besar yakni mencapai Rp 2,4 miliar,” jelasnya.

Karena kondisi dataran yang minim, kata Kustiorini, maka untuk revitalisasi pasar sayuran Tarempa rencananya akan dibuat bertingkat. Diupayakan bagian bawah ada area parkir supaya mengurangi kemacetan. “Jika kendaraan parkir di jalan raya, maka kondisi jalan raya di Tarempa yang sempit akan menjadi lebih sempit,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan adanya revitalisasi pasar ini, maka kondisi pasar di Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi lebih baik dan lebih layak dari yang sebelumnya.(sya)

Respon Anda?

komentar