ilustrasi

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan keinginan jalan di perumahan selesai tuntas tertangani sebelum masa jabatannya sebagai wali kota selesai.

“Tetapi tergantung uang juga,” katanya Kamis (10/5) siang.

Menurutnya, agar pembangunan lancar ekonomi harus bangkit. Karena pembangunan erat kaitannya dengan pendapatan sebagai sumber pembiayaan. Dengan demikian, BP Batam juga harus punya andil dengan segera menyelesaikan persoalan mandeknya perizinan di lembaga yang dinahkodai Lukita Dinarsyah Tuwo tersebut.

“Kan mandek semua ini, makanya berimbas pada (pendapatan) Pemko Batam, izin mandek berhentilah semua,” ucapnya.

Untuk diketahui, persoalan mandeknya Izin Peralihan Hak di BP Batam kerap mempengaruhi pendapatan Pemko Batam. Karena, jika IPH mandek sumber pendapatan seperti IMB, BPHTB juga PBB P2 di Pemko Batam ikut terseret.

“Coba tidak mandek, pasti semua hidup. Uang akan berputar dan pembangunan juga akan lancar,” imbuhnya.

Rudi mengatakan, salah satu program fisik yang kini sedang digalakkan oleh Pemko Batam adalah pembangunan fisik di kelurahan yang berbasis masyarakat yakni melalui Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK).

Progress PIK baik tapi uang kurang, mau lebih tidak ada,” ujarnya.

Namun tanpa mengurangi daan program prioritas lain, ia memastikan dana PIK meningkat setiap tahun.

“Empat tahun muda-mudahan ada yang berubah di kelurahan,” pungkasnya. (iza)

Advertisement
loading...