batampos.co.id – Kualifikasi serta eliminasi Polda Kepri Archery Open Tournament berlangsung ketat, Sabtu (12/5) di lapangan Mapolda Kepri. Beberapa kategori sudah dipertandingkan. Dari beberapa babak kualifikasi, eliminasi untuk kategori di bawah 12 tahun dan umum, telah ditentukan siapa saja yang berhak mendapatkan medali.

“Ada 24 medali kami berikan,” kata Ketua Pelaksana Turnamen, Feri Pamungkas, Sabtu (12/5).

Ia mengatakan untuk kualifikasi SD Putri medali emas berhasil disabet oleh Nada Salima dari club BIFZA ASC Batam. Sedangkan perak, diraih oleh Sarah Aqilah binta Nor Azam Shah dari Johor, Malaysia. Sedangkan Perunggu diberikan ke Nadia Jasmine Maharani, dari club BIFZA ASC Batam.

Kualifikasi SD Putra, untuk emas diraih oleh Ghaisan Dhiya dari BIFZA ASC Batam, perak didapat oleh Zaidan Mahadana Pasaribu dari GMA Medan, dan perunggu diberikan ke Habib Dedi Yunus dari Lagoz Archery Pelelewan.

Peraih medali emas eliminasi beregu SD Putri disabet oleh Sarah Aqilah, Khadijah Afifah, Batrisyia Balqia dari Johor, Malaysia. Medali perak diraih oleh Nada Salima, Nadia Jasmine, Athiyah Azura, dari Bifza ASC Batam. Perunggu didapat oleh Nadiya Aifa Mastarina, Aini Assyifa Rozi dan Hamasa Qudsi dari BIFZA ASC Batam.

Sedangkan medali emas eliminasi beregu SD putra, diberikan ke Habib Dedi Yunus, Ghulam Delir Setyanada, M Zacky Ananta dari LaGOz Archery, Pelalawan. Perak didapat oleh Taftazani Aria Santoso, Human Aushaf Farasa Wahyudi, Muhammad Efryan dari BIFZA ASC Batam. Perunggu disabet oleh Maliq Ranggana, Haidar Widad Wahyudi, Muhammad Faris dari BIFZA ASC Batam.

“Peraih medali eliminasi umum Putri, emas di dapat oleh Sella Triadi dari MAS, RIAU. Perak, Ananda Nurul Maulita dari BIFZA ASC Batam, Perunggu Sella Triadi MAS, Riau,” ucapnya

Medali emas eliminasi umum putra disabet oleh Nalananda Rofif Wirambara dari SAN Archery Tanggerang, perak diberikan kepada Athallah Rakha dari BIFZA ASC Batam, perunggu diraih oleh Ananda Delfayed dari BIFZA ASC BAtam.

Feri menerangkan kualifikasi untuk mencari skor tertinggi, lalu didapatkan pemenang. Sedangkan eliminasi, para atlet panah akan bertanding beberapa kali menentukan juara 1,2, dan 3. “Babak aduan ini, mulai dari 16 besar, 8 besar hingga final,” ucapnya.

Demi kelancarkan turnamen, panitia telah mempersipan sebanyak 54 target. Sehingga sekali pertandingan diisi 54 atlet sekaligus. “Alhamudlilah hingga siang ini turnamen berjalan lancar dan sesuai jadwal. Cuaca juga cukup cerah, kami juga siapkan tenaga kesehatan juga,” tuturnya.

Feri mengatakan 157 atlet yang mendaftar di turnamen panahan pertama kali di Kepri, tak ada yang absen. Termasuk juga atlet dari Johor, Malaysia serta Singapura.
“Kami mengucapkan terimakash ke semua pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan turnamen ini. Dispora Provinsi, BP Batam, Polda,” ucapnya.

Turnamen ini direncanakan menjadi even tetap setiap tahunnya. “Tadi dari pihak Polda meminta tahun depan, turnamen ini tetap ada,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya turnamen seperti ini dapat meningkatkan minat masyarakat atas olahraga panah. Turnamen ini memperebutkan 28 emas, 28 perak dan 28 perunggu, dari beberapa kategori. Selain medali, juga memperebutkan Piala Nusantara Polda Kepri. “Pesertanya itu ada kategori under 12, lalu untuk umum,” ucap Feri.(ska)

 

Advertisement
loading...