batampos.co.id – PT Super Sistem Ultima (SSU) yang bergerak di bidang fiber optik berjanji akan memberikan kontribusi kepada masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas. Salah satu yang pasti diberikan yakni satu kabel optik untuk mendukung fasilitas jaringan internet.

Selain itu, akan menyiapkan dana CSR untuk  mendukung pembangunan  di Kabupaten Kepulauan Anambas. PT SSU merupakan perusahaan bidang fiber optik kabel bawah laut yang mengakuisisi aset PT Sacova SDN Bhd. Perusahaan asal Malaysia tersebut ditutup paksa mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo karena tidak memberikan konstribusi kepada Indonesia.

Direktur PT SSU Marshall Jahja mengatakan akan memberikan jaringan untuk warga guna menunjang kelancaran operasional. Pihak perusahaan memberikan pelatihan tenaga IT.
“Kita juga akan melakukan revitalisasi fasilitas umum seperti lapangan voli. Pastinya sebelum jualan kita sudah memberikan kontribusi,” kata Marshall usai penadatanganan kerja sama antara PT SSU dengan Pemerintah Daerah Anambas, di Restoran Bunga Rampai, Jalan Teuku Cik Ditiro No 35, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (11/5) malam.

Menurut Marshall PT SSU beroperasi pada Juni mendatang. “Namun tanggalnya masih belum pasti. Nanti kabel akan membentang menghubungkan  Malaysia Barat dan Timur melewati Anambas dan Natuna,” tuturnya.

Bupati Kabupaten Kepulauan Abdul Haris menyambut baik perusahaan PT SSU akan beroperasi di daerahnya. Menurutnya, akan lebih mudah berkomuikasi dengan perusahaan dari Indonesia dari pada perusahaan asing.

“Harapan kami ke depannya perusahaan ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Haris menambahkan, hadirnya PT SSU diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Saya pesan penempatan tenaga kerja menggunakan pekerja lokal,” jelasnya.
A. Djamaluddin, Deputi IV Polhukam mengatakan, hal ini dilakukan untuk kepentingan bersama. Pihaknya juga telah menekankan kepada perusahaan agar dapat memberikan manfaat kepada daerah. (sya)

Respon Anda?

komentar