Ketua panitia Batam Bersyiar Raden Bambang Cahya Adi (kanan) bersama Ketua IKPM Gontor cabang Batam Ilham (dua dari kiri). (Bobi Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Mengisi bulan Ramadan tahun ini. BP Batam menginisasi Batam Bersyiar.

Sebuah rangkaian acara yang akan digelar pada 21 Mei-5 Juni mendatang.

Tempatnya di lapangan Welcome to Batam (WTB), Batam, Centre, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Penyelenggaraan acara dalam menyambut bulan Ramadan itu atas kerja sama sejumlah pihak. Yakni, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor cabang Batam, Masjid Raya Batam, dan Darut Tauhid (DT) Peduli.

Selama 16 hari pelaksanaan, Batam Bersyiar akan berisi berbagai kegiatan. Mulai dari pesantren Ramadan, festival rebana, zikir, dan berbagai kegiatan seni lainnya.

Batam Bersyiar juga menyediakan 400 stan untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Mereka akan menyediakan jajanan berbuka bagi masyarakat yang datang ke acara. Selain itu, ada pula penggalangan dana yang nantinya diserahkan kepada mereka yang membutuhkan. Termasuk untuk masyarakat Kepri yang kurang beruntung.

Ketua panitia Batam Bersyiar Raden Bambang Cahya Adi menuturkan, kegiatan ini ingin menunjukkan bahwa Islam di Indonesia bisa menyatu dengan keragaman di nusantara.

“Semoga bisa menjadi kampung Ramadan yang semakin mewarnai Ramadan. Kita beragam, tapi tetap menjadi satu dalam Islam yang damai,” kata Raden dalam keterangan pers di Kantor BP Batam, Senin (14/5).

Untuk kegiatan pesantren Ramadan, panitia hanya menyediakan slot untuk 1.000 peserta. Termasuk 100 calon santri Gontor cabang Batam. Antusiasme masyarakat menyambut hadirnya kegiatan ini terbilang tinggi. Baru empat hari pendaftaran dibuka, sudah ada 750 peserta yang mendaftar.

Pembukaan Batam Bersyiar rencananya dilaksanakan pada Senin (21/5) mendatang. Kepala Staf Kepresidenan Jendral Purn Moeldoko dijadwalkan hadir dan membuka kegiatan tersebut.

Sementara pada malam penutupan, akan dihadiri Emha Ainun Najib bersama grup musik Kyai Kanjeng.

(bbi/JPC)

Respon Anda?

komentar