Meter air

batampos.co.id – Kepala Bidang Pengelolaan Air Badan Pengusahaan (BP) Batam, Tutu Witular, mengatakan sebenarnya tidak ada kenaikan tarif air bersih dari PT Adhya Tirta Batam (ATB). BP Batam dan ATB hanya melakukan penyesuaian tarif berdasarkan golongan rumah tangga yang sudah disepakati sejak tahun 2011, sehingga lahirlah golongan rumah tangga B.

“Sebetulnya bukan kenaikan tarif, tapi merupakan penyesuaian golongan atau reklasifikasi. Misalnya ada rumah tangga golongan A yang berubah mengikuti kriteria yang telah ditentukan,” kata Tutu di Gedung Mediacentre BP Batam, Senin (14/5).

Tarif baru ini ditetapkan berdasarkan SK Tarif BP Batam Nomor 106/KPTS/KA/XII/2007, SK Tarif BP Batam Nomor 1 Tahun 2010, SK Tarif BP Batam Nomor 7 Tahun 2011 dan SK Tarif BP Batam Nomor 9 Tahun 2011.

Tutu menyatakan bahwa tarif berdasarkan SK lama ini sudah disepakati bersama bahkan sudah dibicarakan dengan DPRD Batam pada tahun 2011 lalu. Dan saat ini masih dalam tahapan sosialisasi meskipun sudah berlaku sejak 1 Mei 2018.

Tutu menjelaskan, jumlah sambungan pelanggan ATB untuk golongan rumah tangga A sebelumnya adalah 225 ribu. Ketika golongan rumah tangga B ditetapkan, maka ada 15 ribu sambungan yang masuk dalam golongan tersebut.

Secara garis besar, usulan kriteria untuk penentuan tarif golongan rumah tangga B antara lain daya listrik di atas 10 Ampere, luas bangunan di atas 120 meter, harga jual rumah mencapai 6 kali Rp 129 juta, dan ROW jalan di atas 6 meter.

“Jika hanya mencapai salah satu kriteria saja, belum bisa dimasukkan ke dalam golongan rumah tangga B,” ungkapnya.

Untuk besaran tarifnya bervariasi. Jika golongan rumah tangga A dengan pemakaian 11 hingga 20 meter kubik maka akan dikenakan tarif Rp 2.530 per meter kubik. Sedangkan untuk golongan rumah tangga B dikenakan Rp 5.650 per meter kubik.

Untuk pemakaian 21 hingga 30 meter kubik, golongan A dikenakan tarif Rp 5.650 per meter kubik. Dan golongan B Rp 7.550 per meter kubik.

Untuk pemakaian 31 hingga 40 meter kubik, golongan A dikenakan tarif Rp 8.425 per meter kubik, dan golongan B Rp 10.650 per meter kubik.

Untuk pemakaian 40 meter kubik ke atas golongan A dikenakan tarif Rp 9.750 per meter kubik dan golongan B Rp 10.650 per meter kubik.

Dan terakhir untuk pemakaian 0 hingga 10 meter kubik, golongan A dikenakan tarif Rp 2.000 per meter kubik dan golongan B dikenakan tarif Rp 3.775 per meter kubik.(leo)

Respon Anda?

komentar