Iklan

batampos.co.id – Setiap menjelang arus mudik lebaran, maskapai-maskapai di Batam selalu menambah jumlah frekuensi penerbangan (extra flight). Penambahan ini untuk mengakomodir permintaan masyarakat yang tinggi akan kebutuhan transportasi melalui udara.

Iklan

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan sudah ada beberapa maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan. Namun hanya dua maskapai yang baru disetujui Kementrian Perhubungan, untuk penambahan jadwal penerbangan.

“Citilink dan Lion Air yang baru disetujui. Sriwijaya sudah mengajukan, untuk rute Jambi dan Jakarta. Namun masih belum disetujui oleh Kemenhub,” katanya, Selasa (15/5).

Suwarso mengatakan Kementrian Perhubungan menyetujui penambahan frekuensi penerbangan maskapai Citilink dari Batam ke Palembang dan Padang. “Cuman satu flight saja tambahannya. Jadwalnya penambahan itu dari 11 Juni hingga 24 Juni,” tuturnya.

Sementara itu, maskapai Lion Air disetujui penambahan penerbanganya dari Batam menuju Pekanbaru. Jadwalnya, kata Suwarso mirip dengan pengajuan dari maskapai Citilink. “Selain Pekanbaru itu, Lion Air juga meminta penambahan penerbangan ke Padang dan Surabaya. Namun untuk ke daerah ini, izinnya masih menunggu dari Kemenhub,” ungkapnya.

Terkait dengan penambahan penerbangan, Suwarso berharap maskapai dapat menjalaninya. Karena ada beberapa kasus, maskapai melakukan Kipping Slot. “Kemenhub sudah mewanti-wanti itu. Tidak boleh ada Kipping Slot. Kipping Slot ini, sudah mendapat rute tambahan, tapi tak di jalani, dengan alasan tak ada penumpang,” ucapnya.

Bila maskapai tidak menjalani rute tambahan diajukan tersebut, Suwarso berharap dapat segera melaporkannya ke pihaknya dan Kemenhub. Sehingga jadwal penerbangan yang telah ditentukan itu, dapat diberikan ke maskapai lain.

Apakah tiket pesawat sudah mulai penuh? Suwarso mengatakan untuk beberapa daerah pemesanan tiket sudah hampir penuh. “Yogyakarta, Bandung dan Pontianak. Untuk daerah lainnya juga masih ada tersisa,” ungkapnya.

Dari pengakuan beberapa maskapai saat rapat yang diadakan Suwarso, Senin (15/5) lalu, belum ada rute yang tiketnya sudah habis dipesan.

“Jadi belum ada yang close, masyarakat masih bisa memesan tiket,” ucapnya. (ska)