Iklan
Kapal Riyan Bersaudara yang mengangkut BBM jenis premium terbakar saat akan berlayar, Selasa (15/5). F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium Riyan Bersaudara terbakar dan meledak di pelabuhan Selat Lampa, sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (15/5). Diduga terjadi korsleting bagian mesin hingga menimbulkan percikan api.
Kapal tersebut rencananya akan membawa BBM sebanyak 10 ton dari Pelabuhan Selat Lampa ke Kecamatan Midai untuk didistribusikan ke Koramil Kecamatan Midai.

Iklan

Setelah PT Pertamina menyalurkan BBM jenis premium sebanyak 10 ton ke drum yang berada di atas pompong, turun hujan yang sangat lebat. Akibatnya kapal ditunda keberangkatan. Sekitar pukul 12.00 WIB, kapten kapal Fadillah memutuskan berangkat setelah hujan reda. Saat kapal dihidupkan, saat itulah terjadi kebakaran. ”Kapal langsung meledak,” kata Iptu Zulkarnain, Kasatpolair Polres Natuna.

Kebakaran kapal kayu yang bermuatan premium tersebut mengagetkan warga sekitar. Asap hitam terlihat membumbung tinggi dari kejauhan. Beruntung saat kejadian tidak terdapat korban jiwa. Namun, Nading ,42, kapten kapal kayu tersebut mengalami luka bakar.Ia dilarikan ke Puskesmas Pulau Tiga.

Petugas depot Pertamina ikut membantu padamkan api, namun hanya untuk menghindari api meluas.Kapal ditarik menjauh dari pelabuhan oleh kapal nelayan setempat.
Berdasarkan informasi di lapangan, pemilik kapal yang bernama Raja Aripin yang juga sekuriti di Depot Pertamina Selat Lampa.

Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto melalui Kasat Reskrim Polres Natuna AKP Edi Wiyanto membenarkan kejadian ini. Pihaknya masih mengumpulkan data terkait penyebab terjadinya kebakaran tersebut.(arn)