Kapolda kepri Irjen Pol Didid Wijadnardi memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Graha Kepri, selasa (15/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi akan menindak tegas oknum yang dengan sengaja mempermainkan harga kebutuhan pokok, terutama jelang hari besar seperti Ramadan.

“Yah, sudah jelas itu. Oknum yang mempersulit masyarakat akan kami tindak. Karena ini berhubungan dengankebutuhan banyak orang,” kata Didi usai menghadiri Rakornas Kepolisian di Swiss-Bel hotel, Habourbay, Selasa (15/5/2018).

Ia menyebutkan saat ini Satgas Pangan sudah turun ke lapangan untuk mematau harga kebutuhan pokok. Barang-barang yang mengalami peningkatan cukup tinggi akan menjadi perhatian tim.

Sembilan kebutuhan pokok harus bisa stabil, sehingga tidak memberatkan pembeli. Kebutuhan yang tinggi akan dilakukan penelusuran hingga ke distributor.

“Kenapa bisa mahal, tentu kami harus tahu penyebabnya. Ketika ditemukan ada oknum yang bermain, akan langsung ditindak,” ujarnya.

Oknum yang sengaja menimbun bahan kebutuhan untuk mendapatkan keuntugan yang besar ini tidak boleh dibiarkan. Tim satgas pangan yang sudah terbentuk memastikan stabilitas harga sembako dan komoditas pangan lainnya aman.

Bersama dengan instansi lainnya seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Batam, pihaknya mengecek ketersedian kebutuhan hingga ke distributor barang. Kebuthan seperti cabai, daging, telur dan semua barang kebutuhan harus terjaga stabilitasnya.

“Jangan sampai masyarakat risau karena ulah spekulan,” imbuh Didid

Sementara itu, ribuan warga memanfaatkan pasar murah yang digelar Pemko Batam dalam mengintervensi harga pasar. Tidak tanggung-tanggung perbedaan harga mencapai Rp 10 ribu dari harga pasar.(yui)

Respon Anda?

komentar