Chronicle.ng

Gara-gara melontarkan pernyataan sembarangan, legislator majelis rendah Jepang Kanji Kato menuai banyak kritik. Anggota partai Jiminto atau Liberal Democratic Party (LDP) itu dalam rapat partai bercerita tentang pidato yang diberikannya di sebuah acara pernikahan. Saat itu dia mendorong pasangan pengantin tersebut untuk memiliki setidaknya tiga anak.

Selesai pidato, ada seorang perempuan yang menyatakan tidak ingin menikah. Saat itu Kato menjawab, jika tidak menikah, dia tidak bakal punya anak.

’’Mereka akan berakhir di panti jompo yang biayanya dibayar pajak anak orang lain,’’ ujarnya sebagaimana dilansir TBS News.

Komentar bapak enam anak itu muncul setelah beberapa hari sebelumnya pemerintah merilis data turunnya angka kelahiran di Jepang. Tahun lalu hanya ada sekitar 941 ribu anak yang lahir. Jumlah tersebut paling rendah sejak penghitungan angka kelahiran kali pertama dilakukan pada 1899.

Kato bukan satu-satunya pejabat di Jepang yang menganggap tugas perempuan adalah memproduksi anak. Pada 2007, mantan Menteri Kesehatan Hakuo Yanagisawa menyebut perempuan sebagai mesin untuk melahirkan dan meningkatkan angka kelahiran sudah menjadi tugas kaum hawa. (sha/c14/dos/JPG)

Respon Anda?

komentar