Iklan

batampos.co.id – SKK Migas membangun pelantar rakyat di Desa Tanjung Pala, Pulau Laut, Natuna, sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial (TJS) perusahaan tersebut. Pembangunan pelantar diharapkan mampu membuka keterisoliran Pulau Laut.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Haryanto Syafri menjelaskan bahwa program TJS yang diserahterimakan kepada masyarakat merupakan hasil pengajuan dari masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Natuna.

”Ini program lanjutan pembangunan pelantar rakyat Desa Tanjung Pala sepanjang 100 meter. Pelantar ini sebelumnya sudah dibangun dengan ukuran sama tahun lalu,” jelasnya.

Selain itu, diberikan pula bantuan berupa alat komunikasi radio bagi nelayan sebagai pendukung aktivitas nelayan sekitar. Sekda Pemkab Natuna Wan Siswandi mengatakan, saat ini banyak sektor pembangunan yang harus dibenahi, terutama pada pelayanan jaringan telekomunikasi dan pembangkit listrik.

“Saat ini listrik di daerah kepulauan belum 24 jam. Diharapkan kepada pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dapat menganalisa dan menginventaris berbagai permasalahan untuk menjadi bahan perencanaan program kerja ke depan,” kata Siswandi, Rabu (16/5).

Sementara Camat Pulau Laut Sudirman mengatakan bahwa Pulau Laut secara terus menerus mendapatkan perhatian dari SKK Migas melalui program TJS. ”Keberadaan pelantar rakyat ini sangat mendukung aktivitas nelayan. Karena akan berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat,” cetusnya.(arn)