Ilustrasi pelamar kerja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kawasan industri Batamindo telah merekrut 1766 tenaga kerja sepanjang Januari hingga April kemarin. General Manager Affair Batamindo, Tjaw Hoeing mengatakan jumlah tersebut turun jika dibandingkan tahun 2017 lalu.

“Melihat trafficknya memang jumlahnya sedikit turun,” ujar Tjaw Hoeing atau biasa disapa Ayung ini, Selasa (22/5).

Ia merincikan pada bulan Januari lalu pihak Batamindo merekrut sebanyak 649 orang, Februari 588 orang, Maret 270 orang dan April sebanyak 259 orang. Sementara sepanjang 2017 kemarin Kawasan Batamindo telah merekrut 11.347 tenaga kerja. Dimana perekrutan tertinggi terjadi pada bulan Agustus dengan 1588 rekrutan dan bulan terendah terjadi pada Januari dengan 141 tenaga kerja.

Perusahaan yang rutin merekrut adalah PT Tunas Karya, PT Indomarco Prismatama, Shimano, Schneider, Dynacast, Cicor Panatec, dan beberapa perusahaan lainnya.

“Perusahaan ini memang rutin merekrut karyawan pada tahun 2017 lalu,” katanya.

Ia menyebutkan rata-rata merekrut tenaga kerja untuk perempuan. Namun pada bulan April perusahaan terlihat lebih banyak merekrut karyawan laki-laki.

“Bulan lalu perusahaan banyak minta karyawan laki-laki, tapi jumlahnya tak banyak, paling tinggi 20 orang. Berbeda dengan karyawan perempuan bisa sampai 60 orang di setiap perekrutan,” sebutnya.

Sementara itu, setiap hari lokasi Multi Purphose Hall (MPH) Batamindo selalu dipadati pencari kerja (pencaker). Ada yang baru datang ke Batam hingga ada yang berbulan-bulan menganggur. Pantauan Batam Pos, ratusan pencari kerja atau pencaker yang hendak melamar pekerjaan, mereka terlihat lesehan menunggu lowongan pekerjaan. Seorang pencaker, Riska , 20, mengaku setiap hari, kecuali hari Minggu, mengunjungi tempat tersebut, berharap ada lowongan yang ditempel pihak perusahaan. (une)

Respon Anda?

komentar