ilustrasi

batampos.co.id – Kebutuhan uang tunai di Batam untuk Ramadan 2018 mencapai Rp 3 triliun. Kebutuhan tersebut meningkat dibanding Ramadan tahun lalu yang mencapai Rp 2,4 triliun.

Untuk membantu masyarakat dalam menukar uang, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri akan membuka layanan kas keliling di sejumlah tiitk di Kota Batam.

“Di Batam nanti akan ada 6 titik penukaran uang,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera, Senin (21/5).

Kegiatan kas keliling dalam kota akan digelar sebanyak enam kali, yakni tanggal 14 di Pasar Sagulung, 16 Mei di Pasar Jodoh, 21 Mei di Pasar Penuin, 23 Mei di Pasar Nagoya Pujabahari, dan 30 Mei di Pasar Sei Harapan.

Disamping itu, pada tanggal 26 Mei dan 2 Juni, BI bersama perbankan juga menggelar kegiatan penukaran uang untuk modal kerja penukaran sebesar Rp 1,5 miliar.”Lokasinya di Ruko Mega Legenda 2 dan Lapangan Parkit KFC Botania untuk tanggal 26 Mei dan di halaman parkit food court Pasar Tibanncetre, Hypermart Batuaji dan lapangan komplek SP Plaza Batuaji,” jelasnya.

Jumlah paket uang pecahan kecil yang dapat ditukarkan mencapai Rp 3.700.000. Dan pecahan kecil yang dapat ditukarkan yakni pecahan Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 2 ribu.

Disamping kas keliling, BI Perwakilan Kepri juga mengoptimalkan kas titipan. Berbeda dengan kas keliling, kas titipan juga merupakan kegiatan penukaran uang yang dilakukan di bank-bank konvensional.

“Kami akan perbanyak jumlah titik penukaran uang pecahan kecil melalui kerjasama dengan perbankan. Di Batam akan ada 37 titik penukaran uang yang dilakukan oleh 37 bank,” katanya.

Gusti mengimbau agar melakukan penukaran uang di bank harus di bank yang bekerjasama dengan BI.”Ada spanduknya nanti,” katanya lagi.

Memang secara statistik, kebutuhan terhadap uang kartal akan semakin meningkat. Hal tersebut dipengaruhi oleh tren pertumbuhan uang kartal dan preferensi perbankan ke pecahan RP 100 ribu.

“Lalu kebijakan penambahan libur dan cuti bersama menjadi total 12 hari. Lalu ada wacana kenaikan THR bagi pengawai negeri dan pemilu tahun ini,” paparnya.(leo)

Respon Anda?

komentar