batampos.co.id – Sejumlah item barang dari 8 kontainer yang diamankan Jajaran Polda Kepri di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, awal April lalu dikembalikan ke pemiliknya.

“Dokumennya sesuai dengan barangnya makanya kita kembalikan ke pemiliknya. Kalau tak dikembalikan nanti kita yang bisa digugat,” jelas Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Aris Rusdianto saat dihubungi, Selasa (22/5).

Disinggung apakah ada barang yang berkurang dari 8 kontainer yang melakukan sejumlah pelanggaran itu? Ia membantah hal tersebut. Ia menegaskan tidak ada barang yang berkurang. Semua barang yang tidak sesuai dokumennya atau melanggar masih diamankan dalam 8 kontainer yang dititipkan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu. “Ini atensi pak Kapolda langsung,” katanya.

Dikatakannya juga Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah dibuat ke Kejaksaan. Termasuk surat penyitaan barang yang tidak lengkap dokumennya.

Apakah sudah ada tersangka? Aris mengatakan belum ada tersangkanya. Menurutnya kasus ini masih akan terus bergulir karena beberapa pemiliknya berdomisili di Jakarta. “Masih panjanglah, ini aja kita baru pulang dari Jakarta. Habis periksa ahli, sabarlah,” ujarnya enggan menyebut ahli apa yang dimintai keterangan.

Sementara Kepala Cabang Meratus Tanjungpinang, Purji Yatno mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari pihak Polda Kepri yang mengamankan 8 kontainer milik Meratus. Diakuinya kerugian jelas ada, namun pihaknya belum mengkalkulasikan, karena dengan tertahannya 8 kontainer tersebut yang seharusnya bisa digunakan menjadi tidak terpakai.

Disinggung berapa banyak pemilik barang yang menyewa kontainer milik Meratus? Ia enggan menjawabnya. “Itu Polda saja,” kata dia singkat.

Diketahui sebelumnya, Polda Kepri membongkar 21 kontainer milik Meratus di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang. Dari 21 kontainer tersebut, 8 kontainer diamankan karena dicurigai berisikan barang tanpa dokumen lengkap. Barang-barang itu adalah kasur bekas, ponsel, kosmetik, dan lainnya. Hingga saat ini, 8 kontainer yang diamankan masih berada di Mapolres Bintan.(met)

Respon Anda?

komentar