batampos.co.id – Wajib didampingi wali murid dan melangsungkan Salat Jumat bersama, akan mewarnai pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tanjungpinang, Jumat (25/5) nanti.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, H Z Dadang AG menuturkan, kehadiran orang tua dan aktivitas Jumatan bersama akan meminimalisir kemungkinan terjadinya konvoi paska pengumuman nanti.

Pengumuman kelulusan yang semula direncanakan berlangsung Rabu (23/5), diundur lantaran keterlambatan pengiriman hasil ujian dari kementerian yang baru akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi pada Selasa (22/5) kemarin. Sehingga hari ini, pemprov baru akan menyerahkan kepada pemko dan pemkab. Kemudian dilanjutkan pemko baru dapat menyerahkan ke sekolah-sekolah pada Kamis (24/5) besok.

“Di hari yang sama sekolah langsung melakukan rapat untuk penentuan hasil kelulusan anak didiknya,” terang Dadang, kemarin.

Namun kemunduran hari pengumuman kelulusan, menurutnya memberikan keuntungan sendiri. Dikarenakan para murid yang beragama muslim dapat lengsung mengerjakan ibadah bersama. Sehingga mencegah aktivitas yang negatif.

Sementara itu, terkait hasil kelulusan nanti, dikatakan Dadang, sekolah tetap menjadi pihak yang bakal memutuskan kelulusan anak didiknya. Namun hasil UNBK, dipastikan menjadi tolok ukur dalam penerimaan siswa baru di tingkat selanjutnya.

“Karena untuk lulus, tentunya sekolah lebih tahu secara keseluruhan. Tapi untuk penerimaan, hasil UNBK jadi salah satu cara seleksi calon murid baru,” ujar Dadang. (aya)

Advertisement
loading...