General Manager PT Batamindo Investment Cakrawala, pengelola Batamindo Industrial Park, Mook Sooi Wah (tengah) (Boni Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Dua investor yang masuk di kawasan industri Batamindo, Mukakuning, Kecamatan Sungai Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) per Mei 2018.

Iklan

Kedua perusahaan tersebut adalah Microcast dari Singapura yang bergerak di bidang Metal Casting, dan Scan Jet dari Swedia, bergerak di bidang Pressure Jack.

General Manager PT Batamindo Investment Cakrawala, pengelola Batamindo Industrial Park, Mook Sooi Wah mengatakan bahwa dua investor baru ini membawa investasi awal senilai USD 1 Juta dan diperkirakakan akan terus berkembang lebih besar lagi.

Mook menjelaskan bahwa perkembangan investasi akan sangat bergantung pada kemudahan dan tingkat kenyamanan pelaku usaha. Pada industri elektronik seperti yang umum di Batamindo, investor akan mengawali dengan modal yang tidak seberapa, namun akan terus berkembang seiring dengan faktor sosial budaya di kawasan tersebut.

“Kalau elektronik biasanya tak banyak, dia pelan-pelan tapi terus berkembang, maka harus dijaga yang sudah di sini,” kata Mook di Batam pada Kamis (24/5).

Kalau faktor-faktor pendukung terselenggaranya kerja perusahaan berjalan baik, lanjut Mook, investasi akan terus berkembang menjadi semakin besar. Hal itu memang berlaku umum dan sudah banyak terlihat di industri-industri yang sudah ada sebelumnya.

Dengan begitu, pengelola kawasan industri tidak perlu lagi sibuk melakukan kerja marketing. Karena investor selalu bisa melihat karakter kawasan industri yang sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

“Kita tidak perlu susah-susah cari investor, yang penting kita bisa terus menjaga kawasan industri tetap harmonis,” katanya lagi.

Lebih jauh, Mook menyampaikan bahwa Pemerintah, baik itu Pemerintah Kota (Pemkot) Batam maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam, sudah memberikan berbagai sumbangan positif untuk menarik minat investor. Terutama kemudahan layanan yang terus diperbaiki.

Kalau bisa terus dipertahankan, maka upaya membangun kembali kejayaan industri di Batam sangat mungkin bisa digapai kembali. (bbi/JPC)